Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pertanian Berkelanjutan Jadi Perhatian Pemkab Taput pada Sosialisasi PMK 130 dan Biochar

Sabtu, Februari 07, 2026, 14:41 WIB Last Updated 2026-02-07T07:41:55Z

 


TAPUT, kompasone.com - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menaruh perhatian pada penguatan pertanian berkelanjutan melalui Sosialisasi Dana PMK 130 Tahun 2024, pengembangan carbon biochar, budidaya porang, dan agrowisata yang digelar PT Tano Persada Nusantara di Siborongborong, Sabtu (7/2).


Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah, peternak, serta petani dari enam kabupaten se-kawasan Tapanuli.


Panel diskusi menghadirkan narasumber, di antaranya Guru Besar Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Ir. Rosa Charloq Nababan, perwakilan Kementerian Keuangan Lalu Taruna Anugerah, pakar budidaya porang Idris Tampubolon, perwakilan Bappenas Togu Pardede, serta Ketua Koperasi Peternak Kaldera Toba Jannus Siahaan.


Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.


JTP menilai sosialisasi tersebut penting untuk membangun pola pikir petani melalui konsep pertanian yang terarah dan berkelanjutan.


“Kegiatan ini kami apresiasi karena dibutuhkan untuk meningkatkan pola pikir masyarakat petani, khususnya dalam penerapan konsep pertanian yang terarah dan pola tanam yang baik,” ujar JTP.


Dia jugamenegaskan sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Sekitar 81 persen penduduk Tapanuli Utara berprofesi sebagai petani dengan komoditas utama jagung, kopi, bawang, dan tanaman palawija lainnya.


“Sebanyak 81 persen penduduk Tapanuli Utara adalah petani. Karena itu, pengembangan sektor pertanian menjadi fokus utama pemerintah daerah,” katanya.


Namun demikian, efektivitas pemanfaatan Dana PMK 130 Tahun 2024 dan penerapan teknologi carbon biochar di tingkat petani masih memerlukan kesiapan lanjutan, terutama pada aspek pendampingan, akses pembiayaan, serta kesinambungan program di lapangan. Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dinilai penting agar sosialisasi tidak berhenti pada tataran wacana.


JTP berharap panel diskusi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat.


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan