Bogor, Kompasone.com - Bupati Kabupaten Teluk Wondama, Elysa Auri, SE, MM, bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Kapolres, serta Dandim 1811 Teluk Wondama, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026.
Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto berlangsung pada Senin (2/2/2026), pukul 10:00 WIB di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Sebanyak sekitar 4.487 peserta menghadiri acara ini, antara lain kepala daerah, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat kabinet.
Rakornas tahun ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo memberikan arahan terkait evaluasi kinerja pemerintah tahun 2025, serta menyampaikan strategi pembangunan untuk tahun 2026.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tidak menyukai pemimpin yang hanya memikirkan kepentingan pribadinya. "Mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja," tegas Prabowo saat menyampaikan taklimatnya.
Menurutnya, masyarakat berharap memiliki pemimpin yang baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan warganya. "Mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja dengan rakyat semuanya," ujarnya, sekaligus mengingatkan para kepala daerah yang hadir.
Selain itu, Presiden juga menyampaikan agar para pemimpin tidak menjadi pemimpin yang lugu. "Kita juga harus menjadi pemimpin yang tidak lugu, kita harus menjadi pemimpin yang waspada, kita harus jadi pemimpin yang mengerti, yang tahu situasi," tegasnya.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Rakornas 2026 dihadiri oleh seluruh kepala daerah di Indonesia, baik gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota, termasuk unsur Forkopimda yang juga diundang.
"Diharapkan dengan kita berkumpul, kita menyatukan langkah, menyatukan visi, menyatukan persepsi," ujar Prasetyo.
Ia juga menambahkan bahwa Presiden akan memberikan arahan mengenai program-program yang belum tercapai pada tahun pertama kepemimpinannya, termasuk terkait komitmen good governance dan pemberantasan korupsi.
Rakornas ini juga mengusung tema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045", yang menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
(tonci)


