Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

IWWAMY UWM Gelar Sharing Session Food Preparation Selama Bulan Ramadhan untuk Edukasi Gizi Seimbang

Kamis, Februari 12, 2026, 11:02 WIB Last Updated 2026-02-12T04:02:33Z

Yogyakarta, kompasone.com - Ikatan Wanita Widya Mataram Yogyakarta (IWWAMY) Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menyelenggarakan pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan sharing session bertema “Food Preparation Selama Bulan Ramadhan” di Auditorium UWM, Gedung Piwulangan, Kampus Terpadu UWM pada Jumat (6/2). Kegiatan ini diikuti oleh pengurus, anggota, dan anggota pensiunan IWWAMY sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi gizi dan kesehatan keluarga selama menjalankan ibadah puasa .


Acara dibuka dengan sambutan dari panitia serta Ketua IWWAMY. Sesi utama menghadirkan narasumber Dyah Titin Laswati, S.TP., M.P. dari Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi UWM, yang memaparkan strategi perencanaan dan pengolahan makanan selama Ramadhan agar tetap bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan tubuh .


Dalam pemaparannya, Dyah Titin menekankan prinsip Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai fondasi menu harian. Ia menjelaskan bahwa menu puasa ideal harus mencakup gizi makro dan mikro dengan porsi yang disesuaikan usia, berat badan, tinggi badan, serta tingkat aktivitas. Keamanan pangan juga menjadi perhatian, yakni terbebas dari cemaran kimia, fisik, dan biologis.


Untuk sahur, peserta IWWAMY dianjurkan memilih makanan tinggi protein dan serat, mengandung karbohidrat kompleks, serta tidak terlalu asin atau berlemak. Sementara saat berbuka, disarankan memulai dengan manis alami dan cairan yang cukup sebelum mengonsumsi makanan utama. Pola ini membantu pemulihan energi secara bertahap tanpa membebani sistem pencernaan.


Materi juga menyoroti pentingnya teknik pengolahan seperti merebus, mengukus, memanggang, dan menumis untuk mematikan kuman, meningkatkan daya cerna, serta mempertahankan kandungan gizi. Vitamin dan mineral diketahui rentan terhadap panas dan air berlebih, sehingga metode memasak perlu diperhatikan.


Selain itu, peserta diingatkan membatasi makanan tinggi lemak dan garam karena dapat memicu rasa haus, gangguan pencernaan, hingga risiko peningkatan tekanan darah. Narasumber juga membagikan pola minum dari waktu berbuka hingga sahur untuk memastikan hidrasi minimal delapan gelas per hari, serta ide variasi seperti infused water.


Sebagai solusi praktis, diperkenalkan konsep meal prep, yakni menyiapkan lauk tahan lama dalam porsi besar seperti ayam ungkep, rendang, atau semur, lalu menyimpannya dalam kondisi beku agar mudah disajikan kembali. Pendekatan ini dinilai membantu keluarga menjaga kualitas gizi sekaligus efisiensi waktu selama Ramadhan.


Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize dan sesi penutup. Melalui kegiatan ini, IWWAMY berharap para anggota dapat menerapkan perencanaan menu yang lebih sehat dan seimbang, sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bugar dan produktif.


Bhenu

Iklan

iklan