Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Dua Kandidat Siap Berebut Kursi Ketua DPD ll Golkar Pandeglang

Kamis, Februari 12, 2026, 19:07 WIB Last Updated 2026-02-12T12:07:59Z

 


Pandeglang, kompasone.com — DPD II Partai Golkar Kabupaten Pandeglang mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang direncanakan digelar pada Senin, 16 Februari 2026. Agenda lima tahunan ini akan menentukan kepengurusan partai untuk periode 2025–2030.


Persiapan Musda dibahas melalui rapat pleno internal yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026. Rapat tersebut akan menetapkan jadwal final pelaksanaan Musda, pembentukan panitia, serta pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD II Golkar Pandeglang.


Sekretaris DPD II Partai Golkar Pandeglang, H. Uus Usamah, mengatakan rapat pleno juga akan dihadiri tim monitoring dari DPD I Partai Golkar Provinsi Banten untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif.


“Rapat pleno persiapan akan digelar Jumat. Di situ akan diputuskan jadwal Musda sekaligus pembukaan pendaftaran calon ketua,” ujar Uus Usamah saat dikonfirmasi, Rabu malam (12/2/2026).


Menurut Uus, Musda merupakan forum strategis untuk evaluasi organisasi sekaligus penguatan konsolidasi kader di tingkat kabupaten. Panitia Musda, termasuk steering committee dan organizing committee, akan dibentuk untuk menyiapkan materi persidangan dan tahapan teknis pencalonan.


Pendaftaran bakal calon ketua dijadwalkan dibuka pada 14–15 Februari 2026, mencakup pengambilan dan pengembalian formulir serta berkas persyaratan. Seluruh kader yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Golkar dan tercatat sebagai pengurus aktif minimal lima tahun berhak mendaftar, dengan syarat memiliki loyalitas, dedikasi, dan rekam jejak organisasi yang baik.


Uus menyatakan dirinya juga akan ikut mendaftar sebagai calon ketua dalam Musda XI.


Sejauh ini, sedikitnya dua nama mencuat sebagai kandidat kuat Ketua DPD II Golkar Pandeglang, yakni Ketua DPRD Pandeglang TB H. Agus Khotibul Umam dan H. Uus Usamah. Keduanya disebut telah mengantongi dukungan dari sejumlah pimpinan kecamatan (PK), organisasi sayap partai, serta unsur pengurus di tingkat daerah.


Agus Khotibul Umam mengatakan pencalonannya didorong keinginan memperkuat peran partai dan meningkatkan kontribusi kepada masyarakat melalui jalur politik.


“Saya ingin terus berkontribusi untuk Pandeglang dan masyarakat. Prinsip saya, sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/2/2026).


Ia menjelaskan mekanisme pemilihan ketua DPD dalam Musda direncanakan melalui musyawarah mufakat, bukan pemungutan suara. Dalam waktu dekat, panitia Musda akan menetapkan tata tertib dan teknis pelaksanaan.


Agus menargetkan peningkatan perolehan kursi Golkar di DPRD Pandeglang pada pemilu mendatang. “Jika sebelumnya 7 kursi, ke depan kami targetkan minimal 12 kursi. Setiap daerah pemilihan diupayakan memiliki dua wakil dari Golkar,” ujarnya.


Ia juga mengklaim telah mengantongi sekitar 73 persen dukungan dari pimpinan kecamatan se-Pandeglang sebagai modal menghadapi Musda.


Musda XI Golkar Pandeglang diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan mesin politik partai menjelang agenda politik berikutnya di tingkat daerah.


(Ali hamzah)

Iklan

iklan