Dekai-Yahukimo, kompasone.com – Sebanyak 15 jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) mengikuti Ibadah Hari Ulang Tahun (HUT) GIDI ke-63 yang digelar di Gereja Siloam, Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu, 12 Februari 2026. Ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan sukacita.
Perayaan HUT ke-63 ini menjadi momentum refleksi perjalanan Injil GIDI sejak awal berdiri hingga saat ini. Pimpinan gereja bersama jemaat dari 15 gereja yang ada di ibu kota Kabupaten Yahukimo tampak antusias mengikuti ibadah bersama tersebut.
Perayaan HUT GIDI tahun ini mengangkat tema “Penginjilan Belum Selesai” yang diambil dari Matius 28:19–20. Tema ini menegaskan komitmen GIDI untuk terus melanjutkan misi penginjilan hingga menjangkau pelosok tanah air.
Ibadah HUT GIDI ke-63 turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Yahukimo Didimus Yahuli, SH., MH, Wakil Bupati Esau Miram, S.IP, Sekretaris Daerah Kabupaten Yahukimo Redison Manurung, S.Pd., M.Si, ketua DPRK Yahukimo, Son Pahabol, S.IP, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan dan jemaat dari 15 gereja GIDI di Dekai.
Dalam sambutannya, Bupati Yahukimo Didimus Yahuli menyampaikan bahwa usia GIDI yang telah mencapai 63 tahun mencerminkan kedewasaan gereja dalam membangun dan memperluas pelayanan penginjilan sesuai dengan tema yang diusung.
“GIDI harus semakin dewasa dalam membangun dan memperluas penginjilan. Tema Penginjilan Belum Selesai berarti masih ada wilayah-wilayah yang belum terjangkau Injil,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan bahwa GIDI telah memiliki jaringan komunikasi yang luas, baik di dalam negeri maupun hingga ke luar negeri, yang harus dimanfaatkan untuk membangun gereja dan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Dengan jaringan komunikasi yang ada, GIDI perlu membangun orang-orang yang mampu bersaing, memiliki potensi dan integritas, sehingga GIDI memiliki sumber daya manusia yang tidak diragukan di berbagai bidang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh jemaat GIDI untuk berkontribusi secara daya dan dana guna meningkatkan produktivitas pelayanan gereja, memperluas pelayanan GIDI, serta mendidik generasi yang beriman agar tidak terjadi kemunduran dalam perjalanan gereja.
Ia juga mengajak jemaat GIDI untuk bersyukur atas dukungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo yang terus menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam membangun kerja sama, termasuk membuka peluang penginjilan GIDI hingga ke berbagai negara.
Vekson Aliknoe

