TAPUT, kompasone.com - Tanah longsor terjadi di Desa Aek SianSimun, Dusun Sitakka, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (3/1) sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan satu unit rumah tertimbun material longsor dan aliran Sungai Sitakka tersumbat akibat timbunan tanah serta pohon tumbang.
Akibat kejadian tersebut, aliran Sungai Sitakka sempat tertutup dan berpotensi menimbulkan luapan air ke area persawahan serta lahan pertanian warga.
Dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui tim gabungan BPBD, Dinas PUPR, pemerintah kecamatan dan desa, serta dibantu masyarakat setempat, langsung melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Material longsor dibersihkan untuk membuka kembali aliran Sungai Sitakka.
Kepala BPBD Tapanuli Utara, Budiman Gultom, mengatakan penanganan sementara telah dilakukan, namun normalisasi sungai secara menyeluruh masih membutuhkan dukungan alat berat.
Selain itu, satu unit rumah dinas Huria HKBP yang mengalami kerusakan berat terpaksa dibongkar karena dinilai membahayakan keselamatan warga.
“Fokus utama kami saat ini adalah mencegah terjadinya luapan air yang dapat merusak sawah dan lahan pertanian masyarakat, terutama di tengah musim hujan,” ujar Budiman.
(Bernat L Gaol)
