TAPUT, kompasone.com – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo melakukan rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Minggu (11/1) dengan menitikberatkan pada pemulihan lingkungan dan percepatan penanganan wilayah pascabencana.
Hashim tiba di Bandara Silangit sekitar pukul 08.15 WIB dan disambut secara adat melalui tortor serta pengalungan ulos oleh Gubernur Sumatera Utara, didampingi Koordinator Acara Nurdin Tampubolon bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dari bandara, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kompleks Perkampungan Pemuda HKBP Jetun, Silangit, untuk mengikuti kegiatan penanaman pohon aren.
Kegiatan penanaman pohon aren tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemulihan wilayah terdampak bencana alam. Penanaman diawali doa bersama yang dipimpin Hashim Djojohadikusumo dan Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, serta diikuti Ketua Umum GEKIRA, Wakil Menteri Pertanian, Wakil Menteri Kehutanan, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Sumatera Utara, Kajatisu Harli Siregar, dan Koordinator Acara.
Pada kesempatan itu, Hashim juga menyerahkan bibit pohon aren secara simbolis kepada perwakilan korban bencana dari lima desa terdampak.
Penyerahan bibit tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat upaya mitigasi bencana berbasis lingkungan di Kabupaten Tapanuli Utara.
Usai kegiatan di Silangit, rombongan bertolak ke Gedung Raja Pontas Lumban Tobing, Pearaja, Tarutung, untuk menghadiri Dialog Nasional yang mengangkat isu lingkungan hidup, kehutanan, pertanian berkelanjutan, serta penanganan bencana.
Dialog nasional diawali dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Hashim Djojohadikusumo.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Lokal Daniel Sipahutar, laporan pelaksanaan kegiatan oleh Koordinator Pelaksana Nurdin Tampubolon, serta sambutan Ephorus HKBP yang dirangkai dengan pengenaan ulos kepada Hashim sebagai bentuk penghormatan adat.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah Tapanuli Utara.
Sejumlah wakil menteri turut menyampaikan paparan dalam dialog tersebut. Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono memaparkan topik Merawat Alam Menuju Lingkungan yang Ramah.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengangkat tema Hidup Berdampingan dengan Hutan, sementara Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan paparan bertajuk Bertani Merawat Alam. Ketiganya menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan, pelestarian lingkungan, dan ketahanan pangan.
Dialog nasional dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para kepala daerah terdampak bencana yang dipandu Ketua Umum PP GEKIRA Nikson Silalahi.
Para kepala daerah menyampaikan kondisi lapangan, tantangan pemulihan, serta kebutuhan percepatan bantuan dari pemerintah pusat.
Kegiatan ditutup dengan keynote speech oleh Hashim Djojohadikusumo yang menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dan berkelanjutan dalam penanganan pascabencana.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada kepala daerah terdampak bencana serta penyerahan bantuan dari NTV kepada para korban bencana.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan bersama sebelum rombongan meninggalkan Tarutung dan kembali menuju Bandara Silangit pada siang hari.
(Bernat L Gaol)
