Bintan, kompasone.com - Dalam triwulan akhir tahun 2025 ini, semua desa di kabupaten Bintan membuat kegiatan, baik pisik maupun non pisik. Ini dalam rangka mengejar anggaran yang harus mereka habiskan.
Berbagai kegiatan di buat, seperti semenisasi, pagar kantor desa dan yang lainnya, di tambah pula dengan acara acara seremonial yang memakai anggaran desa dengan cukup besar.
Hal ini dinilai oleh sebagian masyarakat sangat rawan penyimpangan. Harus ada pengawasan dari pihak berwenang. inilah harus ada dari dinas kejaksaan yang lain untuk di periksa atas anggaran yang di gunakan oleh mereka.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah pembuatan tempat parkir kendaraan roda dua di Desa Busung Baru Kecamatan Seri kuwala Lobam.
Pada waktu media kompasone.com, menghubungi Kaur perencanaan Hidayat sekaligus PPK pembuat tempat parkir kendaraan, namun hp nya di matikan.
Hanya dapat menjumpai pegawai kantor desa sebut Ani. ia mengatakan proyek parkir kendaraan itu yang lama di robohkan, dan di bangun yang luas lagi, supaya semua kendaraan itu pada bisa parkir di situ.
Mengenai bahan bangunannya, ia tak bisa menjawab lantaran semua wewenang PPK Hidayat, termasuk juga dengan anggaran yang sebesar itu, sekitar Rp 43.758.696 yang dari sumber dana BMPRD nya, juga PPKD Desa Busung, dengan seluas 80m persegi.
"Yang mana nanti semua kegiatan pisik yang di buat desa busung itu, sudah jelas anggaranya pada besar semua," ujarnya.
(perwakilan Kepri,Handoko).
