Gunungkidul DIY, Kompasone.com — Dugaan penyalahgunaan (Korupsi) dana Desa (DD) di Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kian menguat setelah saling sikut, saling tuduh, saling terkam, saling gigit terjadi.
Pasalnya Noviana Nur Fatimah sebagai Danarta (Perangkat) sekaligus bendahara desa Ngunut mengadakan klarifikasi terbuka, dihadapan awak media Noviana Nur Fatimah dengan gamblangnya mengatakan bahwa penyalahgunaan dana desa (DD) tidak hanya dirinya sendiri, namun, ia berpendapat dan mengakui adanya itu dengan bersama-sama.
"Apa yang saya lakukan itu tidak sendirian, tetapi secara bersama-sama," tegas Novi (10/12/2025).
Menjawab pertanyaan media darimana celah penyalahgunaan itu, Novi sampaikan, modusnya adalah membuat program fiktif, laporan fiktif dan sebagainya.
'Tapi itu bersama-sama, tidak saya lakukan sendiri," ungkap Novi.
Letupan kekesalan warga Kalurahan Ngunut memuncak dengan melakukan aksi demo damai di balai Kalurahan Ngunut (8/12/2025). Ratusan karangtaruna dan tokoh masyarakat Ngunut menuntut diberhentikan Perangkat Kalurahan Ngunut yang terlibat dugaan korupsi, mereka terjengang setelah melihat saldo kas desa Ngunut tinggal Rp, 56,000. Padahal dana desa sudah dicairkan semua, sedang insentif untuk RT, RW, PKK, Karangtaruna tidak direalisasikan, melalui Tono tokoh karangtaruna Kalurahan Ngunut, saat orasi dugaan korupsi tersebut sekitar Rp, 400.000.000.
Lurah Kalurahan Ngunut, Iswantohadi saat ditemui media saat demo damai dilakukan oleh karangtaruna dan tokoh masyarakat Ngunut, Iswantohadi membenarkan adanya kebocoran, ia juga membenarkan adanya saldo yang tinggal Rp, 56.000. Iswantohadi tuding adanya kebocoran itu berada di Danarta. Dihadapan media Lurah Ngunut sampaikan,
"Yah,,, kehidupan Danarta itu serba mewah, itulah kehidupanya," tudingnya.
Kemelut kebocoran penggunaan anggaran dana desa (DD) di Kalurahan Ngunut meruncing ibarat Harimau saling terkam, singa saling gigit, siapakah diantaranya yang akan terluka...?? Siapakah diantaranya yang akan patah taringnya...?? Apakah keduanya akan terluka...?? publik menunggu akhir dari prahara ini.
( Mbah Pri )

