TAPUT, Kompasone.com - Sebuah Sekolah Dasar Negeri di ujung utara Kecamatan Parmonangan, Tapanuli Utara, tepatnya di Dusun Tumus, Desa Manalu Purba, telah lama berjuang di tengah keterbatasan fasilitas.
Atap bocor, tembok retak, hingga ruang belajar yang sempit menjadi pemandangan sehari-hari di sekolah kecil dengan 27 siswa itu. Namun kini, wajahnya mulai berubah.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengalokasikan dana sebesar Rp479 juta melalui Program Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2025. Anggaran tersebut difokuskan untuk memperbaiki ruang belajar, memperkuat struktur bangunan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak di pelosok.
Rabu (12/11), Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat meninjau langsung progres revitalisasi sekolah tersebut.
Akses menuju SDN 177931 Tumus tidaklah mudah, jalan tanah berbatu dan menanjak menuntut kesabaran bagi siapa pun yang datang.
Namun bagi Bupati JTP, kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan pendidikan di pelosok tertinggal.
“Saya ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Sekolah ini harus menjadi tempat yang nyaman dan membangkitkan semangat belajar anak-anak kita,” ujar Bupati JTP dengan tegas namun hangat, sambil berdialog dengan para guru dan warga sekitar.
Bupati juga menegaskan kepada pelaksana proyek agar menjaga mutu bahan dan detail pekerjaan.
“Fokus utama bukan sekadar mengejar penyelesaian proyek, tetapi memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar konstruksi pendidikan. Saya tidak mau asal jadi. Kalau ruang belajar bagus, semangat belajar juga meningkat,” tegasnya.
Langkah revitalisasi SD Tumus ini, lanjut Bupati, merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Tapanuli Utara dalam memperkuat sektor pendidikan dasar. Pemerintah daerah menargetkan pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa terpencil.
“Sumber daya manusia yang unggul lahir dari pendidikan dasar yang kuat. Karena itu, kita harus mulai dari sekolah-sekolah di desa,” ujarnya.
Perhatian Bupati tersebut disambut antusias warga. Kepala Sekolah Yossrani Manalu bahkan tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.
Revitalisasi SDN 177931 Tumus diharapkan bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
(Bernat L. Gaol)
