Medan-Sumut, kompasone.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan tinggi di Papua, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, menyelenggarakan Pembinaan Mahasiswa On Going Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi Tahun 2025 bertemlat di Hotel Leponia,(6-9/09).
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa penerima beasiswa ADIK Papua, bertujuan untuk memberikan motivasi dan pembinaan kepada mahasiswa agar dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan menjadi SDM yang unggul.
Yance Emani, S.AB, alumni ADIK Politeknik Negeri Medan, menjadi narasumber dalam acara ini dengan tema "Motivasi dan Giat Sukses Mahasiswa Papua Penerima Beasiswa ADIK Papua". Dalam paparannya, Yance menekankan pentingnya membangun tekad dan motivasi dari dalam diri sendiri untuk mencapai kesuksesan.
Yance juga membahas tentang tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa Papua di perantauan, seperti adaptasi budaya, tekanan akademik, tekanan mental dan sosial, serta godaan pergaulan. Namun, ia menekankan bahwa tantangan-tantangan ini dapat menjadi batu pijakan menuju kedewasaan dan kesuksesan.
Yance menekankan tiga kunci utama untuk sukses, yaitu:
Pertama: Bangun Tekad & Motivasi dari Dalam: Jadikan pendidikan sebagai ibadah dan bentuk pengabdian.
Kedua: Giat Belajar & Disiplin: Rajin kuliah, kerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, dan bangun relasi baik dengan dosen, teman, dan lingkungan kampus.
Ketiga: Jaga Integritas & Identitas Papua: Tunjukkan prestasi, hindari hal-hal yang merusak masa depan, dan pulanglah membawa gelar, ilmu, dan pengalaman demi membangun tanah Papua.
Yance juga menyampaikan pesan inspirasi kepada mahasiswa Papua untuk tidak menyerah dan terus berjuang mencapai tujuan. Ia menekankan bahwa setiap tetes keringat, doa, dan air mata orang tua di kampung adalah energi bagi perjuangan mereka.
Dharapkan dapat memberikan motivasi dan pembinaan kepada mahasiswa Papua untuk menjadi SDM yang unggul dan membangun tanah Papua dengan prestasi dan integritas.
(MM)

