Kota Pasuruan, Kompasone.com – Pemerintah Kota Pasuruan kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Sembako Daerah untuk periode Juli–September 2025. Sebanyak 724 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat mendapatkan bantuan ini. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Kantor Dinas Sosial, Senin (22/9), dengan dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan, Mokhamad Nawawi.
Dalam sambutannya, Nawawi menegaskan bahwa bansos merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Ia berharap bantuan yang disalurkan benar-benar meringankan kebutuhan warga. “Kami ingin setiap program yang dijalankan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Semoga bantuan ini digunakan sebaik-baiknya,” kata Nawawi.
Wakil Wali Kota juga menekankan bahwa bansos daerah tidak sekadar menyalurkan sembako, melainkan menjadi strategi pemerintah untuk menekan angka kemiskinan. Menurutnya, berbagai kebijakan yang tertuang dalam APBD diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat Pasuruan. “Kami berkomitmen agar seluruh warga bisa hidup lebih makmur dan sejahtera,” ucapnya.
Lebih lanjut, Nawawi mengingatkan pentingnya keterbukaan warga saat proses penyaluran berlangsung. Ia meminta masyarakat memberikan data yang sesuai dengan kondisi di lapangan. “Kejujuran adalah kunci agar bantuan ini sampai tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Koko Arie Hidayat, memaparkan bahwa bansos kali ini menjangkau 724 keluarga yang tersebar di empat kecamatan. Distribusi mencakup 159 KPM di Gadingrejo, 193 KPM di Purworejo, 288 KPM di Panggungrejo, serta 84 KPM di Bugul Kidul.
Menurut Koko, bantuan sembako ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penerima merupakan masyarakat yang tidak mendapatkan program bantuan dari pemerintah pusat, namun dinilai layak menerima setelah melalui proses verifikasi. “Kami memastikan penyaluran berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran,” jelasnya.
Penyaluran bansos triwulan ketiga ini mendapat apresiasi dari warga penerima. Mereka menyebut bantuan yang diberikan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan harian. Beberapa warga berharap program semacam ini bisa terus berlanjut demi meringankan beban hidup masyarakat kurang mampu.
Melalui program ini, Pemkot Pasuruan berharap dapat memperkuat ketahanan sosial sekaligus mendorong terwujudnya kota yang lebih maju. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Muh
