Gunungkidul DIY, Kompasone.com — Warga Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul DIY, bakal terima BLT cukai tembakau. Kalurahan Giritirto merupakan salah satu penghasil tembakau di wilayah Kabupaten Gunungkidul, selain penghasil tembakau Kalurahan Giritirto mendapatkan juara II (dua) rintisan desa budaya tingkat Kabupaten Gunungkidul yang di selenggarakan beberapa waktu lalu. Lurah Giritirto, Haryono saat ditemui Kompasone.com di kantornya ia menyampaikan,
"Hari ini sejumlah 306 KPM se-Kalurahan Giritirto membuka rekening untuk mendapatkan Bansos dari cukai tembakau," kata Lurah Giritirto (24/9/2025).
Saya berharap, kata Haryono, dengan adanya bansos cukai tembakau ini bisa bermanfaat untuk KPM tersebut, selain Giritirto, juga ada warga dari Kalurahan Girijati sebanyak 14 (empat belas) KPM, juga dari Kalurahan Giriaseh ada 6 (enam) KPM yang mendapatkan bansos dang membuka rekening menjadi satu disini.
"Kemarin saat gelar rintisan Desa Budaya tembakau dari Giritirto kita tampilkan juga, dan kita syukuri kita dapat juara dua rintisan Desa Budaya," sebut Lurah Giritirto.
Hari ini, lanjut dia, KPM sejumlah itu sedang membuka rekening, kemudian agar prosesnya cepat petugas dari Bank BDG langsung jemput bola di Kalurahan.
Sementara itu Saryanto KPM penerima bansos menyampaikan kepada media, dirinya berterimakasih atas bansos yang diberikan walaupun baru buka rekening. Ia menyebutkan bahwa harga tembakau saat ini sedang anjlok.
"Sekarang harga tembakau turun, harga yang tembakau kualitas baik itu 1kg Rp, 100.000, sedangkan kwalitas rendah harga Rp, 30.000," ucapnya.
Tahun ini tembakau juga sedikit turun hasilnya yang diakibatkan dari berbagai hal, salah satunya juga diserang hama, berupa kutu kecil menyerupai gurem (kemreki), ketika menyerang pohon tembakau tersebut langsung layu.
Sementara itu Sosdin P3A Nurudin Araniri, S.Pt.M.E. saat dikonfirmasi menyampaikan,
"Untuk penyalurahan danabagi hasil cukai tembakau DPHCHT tahun 2025 mendapatkan alokasi 1323 se-Gunungkidul penerima bantuan," jelasnya.
Yang ditujukan, urainya, kepada petani tembakau atau pekerja disektor tembakau. Itu masing-masing menerima uang tunai sebesar Rp, 600.000, yang diterimakan sekali dengan penyaluran melalui bank BDG. itu diterimakan tidak tunai tetapi akan di transfer melalui rekening BDG.
"Di Gunungkidul ada 11 Kapanewon penerima sasaran yaitu, Kapanewon Purwosari, Panggang, Wonosari, Karangmojo, Ponjong, Ngawen, Semin, Paliyan, Tepus, Girisubo dan Patuk, dan akan disalurkan pada bulan Oktober," kata dia mengakhiri.
( Mbah Pri )

