Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Ini Laporan Pendidikan Launching Versi OKP Puncak 2025

Sabtu, September 06, 2025, 20:59 WIB Last Updated 2025-09-06T14:00:06Z

Timika, kompasone.com - Tim Pendataan Pendidikan Versi Forum OKP Kabupaten Puncak Tahun 2025 telah diluncurkan di sekretariat OKP Mimika pada(5/9/25), pukul 08.00 sampai selesai.


acara yang berlangsung, Tim Pendataan Pendidikan Versi Forum OKP Kabupaten Puncak Tahun 2025 secara resmi diluncurkan. Acara ini dihadiri oleh para undangan, termasuk tokoh intelektual, tokoh pemuda, tokoh agama, serta anggota DPR.


Dalam momen kegiatan tersebut, Perwakilan Forum OKP Kabupaten Puncak, Ketua KNPI, Nopi Tabuni, S.IP, mengungkapkan bahwa pendidikan di Kabupaten Puncak harus maju seperti daerah lainnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada kerja-kerja OKP yang telah melakukan kegiatan pertama yaitu distribusi sembako kepada masyarakat Kabupaten Puncak oleh Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Puncak, serta pendataan pendidikan versi OKP.


Agenda Penting

Jhon Launres Tabuni, S.AP, Sekjen FP3, dalam kegiatan launching data pendidikan versi OKP Kabupaten Puncak, menyampaikan bahwa ada tiga agenda penting yang menjadi fokus, yaitu:


1. Kondisi sekolah yang ada di Kabupaten Puncak

2. Anak-anak yang tidak sekolah atau mengalami pengungsian karena pengaruh konflik keamanan di Kabupaten Puncak

3. Kondisi guru-guru yang sedang mengalami kesulitan kenyamanan karena gangguan keamanan baik itu TNI/POLRI vs TPN/OPM


Poin Penting


Dalam pendataan ini, beberapa poin penting yang disampaikan adalah:


1. Kurikulum pendidikan khusus daerah konflik harus diterapkan berbasis gereja

2. Membangun sekolah berpola asrama di tiga distrik, yaitu Distrik Ilaga, Distrik Simak, dan Distrik Beoga

3. Evaluasi menyeluruh sistem pendidikan nasional di wilayah konflik

4. Membuat regulasi khusus tentang perlindungan keamanan dan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan di wilayah konflik

5. Membuat badan khusus pengawasan dan monitoring evaluasi kinerja pendidikan dan kesehatan di wilayah konflik

6. Setiap pembangunan gedung sekolah di wilayah konflik harus membuat riset tentang kondisi siswa, geografis, kenyamanan, keamanan, dan kesehatan guru

7. Mendukung penuh program sekolah sepanjang SSH dan program gubernur Papua Tengah

8. Mendukung penuh sekolah rakyat program presiden membangun di Ilaga, Timika, dan Nabire


Tuntutan kepada Lembaga DPR dan DPRK

Forum OKP Kabupaten Puncak menuntut kepada lembaga DPR dan DPRK Kabupaten Puncak untuk menindaklanjuti beberapa poin di atas dan memastikan bahwa pendidikan di Kabupaten Puncak menjadi prioritas utama.


(MM)

Iklan

iklan