![]() |
| Foto: Dekan FE UWM Dr Jumadi SE MM |
DIY, kompasone.com- Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Widya Mataram (UWM) mengadakan lomba busana adat Jawa dan lomba memasak nasi goreng di Pendopo Kampus Terpadu UWM pada Kamis (18/9). Kegiatan yang merupakan rangkaian Dies Natalis ke-43 UWM ini bertujuan untuk mempererat solidaritas antar sivitas akademika serta melestarikan budaya lokal melalui kompetisi yang bersifat edukatif dan kreatif.
Acara dibuka oleh Dekan FE UWM, Dr. Jumadi, S.E., M.M., yang menyampaikan bahwa nasi goreng menggunakan bahan ramah lingkungan. “Nasi goreng terbuat dari rangkaian bahan yang terharmonisasi, sesuai dengan mahasiswa UWM yang berasal dari seluruh Indonesia,” tambahnya.
“Nasi goreng dapat dinikmati semua kalangan, hampir semua umur dan kalangan ekonomi. Sedangkan lomba busana adat jawa dipilih karena UWM adalah kampus berbasis budaya,” kata dosen Program Studi Manajemen ini.
Peserta lomba busana adat Jawa terdiri dari dosen dan mahasiswa. Dewan juri terdiri dari Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Eman Darmawan, S.T.P., M.P. dan Ketua Program Studi Teknologi Pangan Dyah Titin Laswati, S.T.P., M.P. Penampilan para kontestan dinilai berdasarkan keaslian pakaian, tata rias, dan cara membawakan busana.
Pemenang lomba busana adat jawa adalah sebagai berikut:
Juara 1. Ardi (mahasiswa Prodi Kewirausahaan)
Juara 2. Ade Maryam Julien (mahasiswi Prodi Kewirausahaan)
Juara 3. Mariska Nawang Sari (mahasiswi Prodi Akuntansi)
Lomba memasak nasi goreng diikuti beberapa tim, yang masing-masing beranggotakan tiga orang. Setiap tim diberikan bahan baku standar beserta waktu memasak 30 menit. Dewan juri menilai cita rasa, kreativitas penyajian, dan kebersihan selama proses memasak.
Pemenang lomba memasak nasi goreng adalah sebagai berikut:
Juara 1. Prodi Manajemen
Juara 2: Prodi Akuntansi
Juara 3: BEM FE Kelompok 1
Penutupan acara diisi dengan ramah tamah dan sesi foto bersama di Pendopo Kampus Terpadu. Dekan FE UWM menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan berencana menjadikan lomba ini agenda tahunan.
Bhenu
