Dekai-Yahukimo, kompasone.com – Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, S.IP, kembali menunjukkan jati dirinya sebagai anak adat yang menjunjung tinggi nilai budaya. Hal ini terlihat dalam kunjungannya pada Festival Budaya 12 Suku Kabupaten Yahukimo yang digelar pada 14 Agustus 2025.
Saat berkeliling melihat berbagai stan pameran budaya, Wakil Bupati berhenti sejenak di salah satu stan yang menampilkan koteka, alat penutup tradisional khas Papua. Dengan senyum penuh makna, beliau menyambut hangat kehadiran koteka tersebut dan bahkan membeli satu buah sebagai bentuk dukungan serta kecintaan terhadap warisan leluhur.
Esau Miram menegaskan bahwa koteka bukan sekadar pakaian tradisional, tetapi simbol jati diri dan identitas orang Papua. Dengan membeli dan mengapresiasi karya budaya lokal, beliau ingin memberi teladan bahwa menjaga budaya berarti menjaga harga diri sebagai anak adat.
Momentum ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Papua agar tidak melupakan akar budaya mereka. “Budaya adalah kekuatan kita. Selama kita menghargai budaya sendiri, kita tetap memiliki identitas yang tidak bisa digantikan oleh apapun,” tegasnya.
Festival Budaya 12 Suku menjadi ruang penting untuk mempererat persaudaraan, melestarikan tradisi, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya masing-masing dari 12 di kabupaten Yahukimo.
VA
