Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Polda Jatim Kerahkan 15.231 Personel untuk Pengamanan Mudik dan Balik Lebaran

Senin, Maret 24, 2025, 10:18 WIB Last Updated 2025-03-24T03:20:36Z


Surabaya, Kompasone.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengerahkan 15.231 personel gabungan guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Pasukan ini terdiri dari anggota TNI, Polri, serta personel dari berbagai instansi terkait.


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto, menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025, yang akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April. "Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik," katanya, Minggu (23/3/2025).


Sebanyak 149 pos pengamanan, 41 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu telah disiapkan di berbagai titik strategis. Pos-pos ini akan difokuskan pada jalur utama, simpul transportasi, serta kawasan rawan kecelakaan dan kemacetan.


Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, lonjakan pemudik diperkirakan terjadi pada 27-28 Maret untuk arus mudik dan 5-7 April untuk arus balik. "Kami akan menerapkan strategi rekayasa lalu lintas guna mengurai potensi kepadatan," ujarnya.


Polda Jatim juga mengoptimalkan sistem pemantauan berbasis teknologi dengan aplikasi Mahameru Quick Response. Aplikasi ini terintegrasi dengan 1.361 kamera pengawas yang tersebar di jalan tol dan arteri, memungkinkan pemantauan kondisi lalu lintas secara real-time.


Untuk mengurangi kepadatan, lima buffer zone telah disiapkan guna menampung kendaraan berat bersumbu tiga ke atas yang terkena pembatasan operasional selama periode mudik dan balik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan panjang.


Selain itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan. "Pemudik juga perlu menjaga kebugaran tubuh agar perjalanan tetap aman dan nyaman," tambah Kombes Pol Komarudin.


Guna meningkatkan keselamatan, pihak kepolisian juga mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum yang telah lolos uji kelayakan. "Keamanan transportasi sangat penting, sehingga kami mengimbau masyarakat memilih kendaraan yang telah melalui uji KIR," tuturnya.


Polda Jatim berencana memperbarui informasi kondisi lalu lintas dan rekayasa jalan setiap jam melalui media sosial serta layanan informasi lainnya. Masyarakat diharapkan mengikuti pembaruan tersebut agar dapat menyesuaikan perjalanan dengan kondisi di lapangan.


"Dengan kesiapan yang matang, kami optimis arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Jawa Timur dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar," pungkas Kombes Pol Komarudin.


Muh

Iklan

iklan

-

iklan