Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Fawaid, Putra Penerus yang Layak Menyandang Mahkota Kepemimpinan | Gelar Maulid Nabi SAW

Jumat, September 27, 2024, 08:24 WIB Last Updated 2024-09-28T01:16:33Z


Sumenep, Kompasone.com - Desa Bilapora Rebba, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, kembali merasakan semilir angin segar kepemimpinan. Fawaid, S.Kep., seorang pemuda yang dikenal santun dan berbudi luhur, resmi menjabat sebagai Kepala Desa melalui Pemilihan Antar Waktu (PAW) beberapa bulan yang lalu. Keputusan masyarakat untuk memilih Fawaid sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan dari almarhum H. Sarap, mantan Kepala Desa yang sangat dihormati, membuktikan bahwa warisan kepemimpinan yang baik akan selalu menemukan penerusnya. (27/9/2024)


Almarhum H. Sarap adalah sosok yang begitu dicintai masyarakat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun juga memunculkan harapan akan adanya sosok yang mampu melanjutkan perjuangannya dalam membangun desa. Tekanan dan dorongan dari para kolega almarhum serta masyarakat Desa Bilapora Rebba yang menginginkan sosok pemimpin yang dekat dengan warisan almarhum, menjadi motivasi tersendiri bagi Fawaid untuk maju sebagai calon Kepala Desa.


Sejak menjabat, Fawaid telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin. Berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat terus digulirkan. Masyarakat pun merasakan langsung dampak positif dari kepemimpinan Fawaid. Kemajuan desa yang semakin nyata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa Fawaid adalah pemimpin yang tepat untuk Desa Bilapora Rebba.


Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, (26/9) Fawaid juga menggelar acara maulid nabi dan santunan anak yatim di kantor balai desa. Acara ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperdalam iman dan takwa, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, Fawaid ingin menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Dengan kepemimpinan Fawaid, Desa Bilapora Rebba semakin memancarkan aura harmoni dan kemajuan. Masyarakat hidup rukun dan damai, serta bersama-sama membangun desa yang lebih baik. Fawaid berhasil membuktikan bahwa regenerasi kepemimpinan dapat berjalan dengan mulus dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.


Kisah Fawaid mengajarkan kita bahwa kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan membawa perubahan positif bagi masyarakat. Warisan kepemimpinan yang baik akan selalu menemukan penerusnya, asalkan ada kemauan dan niat yang tulus untuk melanjutkan perjuangan.


(R. M Hendra)



Iklan

iklan