Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

BNNK Sumenep Nyatakan Perang Terbuka | Puluhan Pengunjung Hiburan Malam Positif Narkoba

Minggu, November 01, 2026, 23:20 WIB Last Updated 2026-11-01T16:21:04Z

 


Sumenep, Kompasone.com - Komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas penyalahgunaan narkotika kembali dibuktikan di Kabupaten Sumenep. Dalam operasi gabungan yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, puluhan pengunjung tempat hiburan malam terindikasi positif menggunakan zat terlarang.


Operasi senyap yang menyasar tempat hiburan malam Mr Ball ini dilangsungkan pada Minggu (1/11/2026) dini hari, tepatnya mulai pukul 02.00 WIB. Kehadiran 37 personel gabungan seketika mengubah suasana lokasi yang semula hingar-bingar menjadi area pemeriksaan yang ketat.


Begitu petugas memasuki lokasi, lampu ruangan langsung dinyalakan. Ratusan pengunjung tak berkutik dan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan identitas serta tes urine di tempat. Tak hanya itu, petugas juga menyisir setiap sudut ruangan guna mengantisipasi potensi peredaran gelap narkotika.


Dari hasil pemeriksaan intensif tersebut, ditemukan fakta yang cukup mencengangkan: puluhan pengunjung terindikasi positif mengandung zat Amfetamin dan/atau Metamfetamin.


Meski demikian, pihak BNN tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Hasil skrining awal tersebut akan melalui serangkaian pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur hukum yang berlaku guna memastikan keakuratannya secara objektif dan berbasis bukti.


Operasi yang memakan waktu sekitar delapan jam ini memberikan pesan telak: tempat hiburan malam bukan wilayah bebas hukum yang kebal dari pengawasan.


Langkah tegas ini menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan seremonial atau sosialisasi formal semata. Ketika indikasi pelanggaran ditemukan di lapangan, negara wajib hadir secara nyata, bertindak profesional, serta menegakkan aturan tanpa kompromi.


Di bawah kepemimpinan Kombes Pol F. Sandy Sitepu, BNNK Sumenep menunjukkan taringnya dalam mempersempit ruang gerak sindikat dan penyalahgunaan narkoba di wilayah ujung timur Pulau Madura tersebut.


Apresiasi tinggi datang dari Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (KabarSBI.com), Ketua Umum GMOCT, sekaligus Ketua II DPP LPK-RI, Agung Sulistio. Ia menilai langkah BNNP Jatim dan BNNK Sumenep patut diacungi jempol, namun harus terus dikawal secara konsisten.


“Kalau negara ingin serius perang terhadap narkoba, maka pengawasan harus dilakukan secara nyata. Jangan hanya menunggu laporan masyarakat setelah persoalan menjadi besar. Temuan di lapangan harus ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan berdasarkan hukum,” tegas Agung.


Lebih lanjut, Agung mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk tidak tinggal diam. Jika pemeriksaan lanjutan membuktikan adanya pelanggaran hukum, baik terkait penyalahgunaan narkoba maupun aspek perizinan dan operasional tempat hiburan, instansi berwenang harus berani mengambil tindakan tegas berupa evaluasi menyeluruh.


“Keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda harus ditempatkan jauh di atas kepentingan bisnis hiburan,” imbuhnya.


Momentum Bersama Menjaga Sumenep

Razia di Mr Ball harus menjadi alarm keras bagi seluruh pihak bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama melibatkan BNN, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pengelola usaha, hingga lapisan masyarakat.


Publik kini menanti transparansi dan tindak lanjut nyata dari aparat penegak hukum. Sebab, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak diukur dari seberapa banyak orang yang diperiksa, melainkan dari konsistensi negara dalam menutup ruang gerak, membongkar jaringan gelap, dan melindungi masyarakat dari ancaman mematikan barang haram tersebut.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan