Ciamis, kompasone.com - Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Ciamis menjaring 1.743 calon anggota Paskibraka tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Ciamis.
Seleksi awal yang digelar serentak ini menjadi pintu masuk pembinaan Paskibraka Kabupaten Ciamis tahun 2027.
Ketua PPI Kabupaten Ciamis, Hari Kurnia mengatakan, kegiatan ini bertujuan menjaring calon Paskibra dari masing-masing sekolah untuk kemudian digabungkan di tingkat kabupaten.
"Jadi maksud kegiatan ini adalah untuk menjaring para calon Paskibra dari sekolah masing-masing se-kabupaten. Nanti digabungkan di tingkat kabupaten jadi calon Paskibraka tingkat Kabupaten Ciamis," ujar Hari Kurnia.
Menurutnya, setelah penerimaan ini akan ada pembinaan lanjutan setiap bulan di sekolah dan wilayah. Puncaknya pada Juli tahun depan akan digelar Gustik Lacar, dimana calon akan dikukuhkan menjadi Paskibraka Kabupaten Ciamis.
Selain untuk kebutuhan kabupaten, penjaringan ini juga untuk menyiapkan calon seleksi Paskibraka tingkat provinsi dan nasional, terutama menyasar siswa SMA kelas 10.
"Dari sini nanti terlihat para calon yang memenuhi kriteria Paskibraka. Jadi proses seleksinya nanti tinggal pemantapan, pembinaannya sudah dari sekarang," katanya.
Tahun ini peserta tercatat 1.743 orang dari sekitar 150 sekolah SMP dan SMA di 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis. Jumlah ini sedikit turun dibanding tahun 2025 yang mencapai 1.800 peserta.
Hari Kurnia menegaskan PPI Ciamis optimistis bisa kembali menembus tingkat nasional. Pasalnya, sudah 22 tahun Ciamis belum mengirimkan kadernya ke nasional, terakhir pada tahun 2004.
Potensi Ciamis, kata dia, tidak pernah kekurangan. Pada 2026, satu siswi dari SMAN 1 Ciamis bahkan berhasil sampai tahap seleksi nasional, meski belum lolos.
"Tahun 2026 ini ada satu perempuan dari SMAN 1 Ciamis sudah sampai di tahap seleksi nasional kemarin. Tahun ini kami semakin termotivasi untuk bisa gol di nasional," ungkapnya.
Untuk tingkat provinsi, Ciamis konsisten mengirim sepasang putra-putri setiap tahun.
Hari Kurnia menekankan, manfaat Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris. Ada nilai silaturahmi antar wilayah, berbagi ilmu, hingga pengalaman lomba seperti LKBB dan lomba pengibaran bendera.
"Harapannya adik-adik bisa saling mengenal dari wilayah lain karena Kabupaten Ciamis luas ada 27 kecamatan. Muncul silaturahmi dan saling berbagi pengalaman," ujarnya.
Ia berpesan agar calon Paskibraka tetap semangat dan tidak putus di tengah jalan.
"Ini baru awal, proses panjang. Yakinlah kegiatannya sangat bermanfaat, dapat ilmu, pengalaman, teman dan channel yang banyak. Jangan patah semangat," pungkas Hari Kurnia.
(Al Amin)

