Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bidik Emas Porprov Banten, FPTI Pandeglang Berjuang di Tengah Keterbatasan Anggaran dan Fasilitas

Jumat, Oktober 09, 2026, 16:47 WIB Last Updated 2026-10-09T09:47:28Z

 


Pandeglang, kompasone.com— Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pandeglang menargetkan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sarana latihan yang dinilai belum memadai.


Pelatih panjat tebing Pandeglang, Khadafi, mengatakan persiapan atlet kini ditingkatkan untuk menghadapi Porprov. Dari 24 atlet yang mengikuti latihan, hanya 12 atlet yang mendapat alokasi dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Atlet lainnya tetap diupayakan berangkat dengan dana pribadi.Jum'at,(9/10/2026).


Menurut Khadafi, atlet yang dipersiapkan berasal dari sejumlah sekolah dan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Banten, dengan rentang usia 15 hingga 28 tahun. Pembinaan juga dilakukan melalui klub-klub panjat tebing. Dalam rapat kerja daerah terakhir, FPTI Pandeglang mencatat terdapat 28 klub yang menjadi bagian dari pembinaan tersebut.


Di tengah persiapan itu, keterbatasan fasilitas menjadi persoalan serius. Pandeglang hanya memiliki satu papan panjat yang digunakan bersama untuk nomor speed klasik dan speed world. Padahal, menurut Khadafi, kebutuhan fasilitas untuk nomor tersebut lebih banyak guna menunjang latihan secara optimal.


Selain jumlah papan yang terbatas, struktur besi pada fasilitas panjat tebing yang digunakan saat ini disebut telah berusia lebih dari 20 tahun. Kondisi tersebut perlu dievaluasi dan diperbarui untuk mendukung keselamatan atlet.


Khadafi berharap pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana panjat tebing. Ia khawatir keterbatasan fasilitas dapat menghambat perkembangan atlet potensial Pandeglang, bahkan mendorong mereka berpindah ke daerah lain yang memiliki fasilitas lebih memadai.


Ketua FPTI Kabupaten Pandeglang, M. Dadi Rajadi, menegaskan keterbatasan anggaran tidak akan menyurutkan semangat pihaknya untuk mengejar prestasi. Ia menyatakan siap mengupayakan dana pribadi demi mendukung perjuangan atlet membawa pulang medali emas bagi Pandeglang.


“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih medali emas di Porprov. Walaupun anggaran dari pemerintah terbatas, kami siap mengupayakan dana pribadi demi menyumbangkan medali emas untuk Pandeglang,” ujar Dadi.


Meski demikian, Dadi mengingatkan bahwa target prestasi harus diimbangi dukungan anggaran yang memadai. Pembinaan atlet, pemenuhan kebutuhan latihan, dan keikutsertaan dalam kompetisi membutuhkan dukungan yang berkelanjutan.


“Jangan menuntut banyak dari cabang olahraga kalau tidak ada anggaran,” tegasnya.


Ali Hamzah

Iklan

iklan