Yogyakarta, kompasone.com - Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta dan International Centre for English Excellence (ICEE) resmi memperpanjang kemitraan strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Extended Agreement yang berlaku selama satu tahun ke depan. Penandatanganan berlangsung pada Jumat (10/7) di Kampus Terpadu UWM, Banyuraden, Gamping, Sleman.
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., dan Prof. L. E. Redick, B.Sc., M.S., MBA, Ph.D., selaku International Director ICEE. Kegiatan ini turut dihadiri Kamal M. Gideon (International Liaison ICEE), drh. Indriasih Dwi Kurniawati (Expert Staff ICEE), Sarah E. Bushey, B.A. (National Director ICEE), beserta jajarannya. Sementara itu juga turut hadir jajaran pimpinan UWM, yaitu Dr. Jumadi, M.M., Dr. Roni S. Luhukay, M.H., Desy Ayu Krisna Murti, M.Sc., dan Tommy Satriadi Nur Arifin, M.A.
Perpanjangan kerja sama ini menegaskan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi internasional, khususnya di bidang pengembangan kompetensi bahasa Inggris, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan jejaring akademik global.
Rektor UWM, Prof. Edy Suandi Hamid, menyampaikan bahwa kerja sama dengan ICEE selama satu tahun terakhir telah memberikan kontribusi positif terhadap upaya internasionalisasi universitas melalui berbagai program, seperti English for Academic Purposes dan English Conversation Club bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
International Director ICEE, Prof. L. E. Redick, menyampaikan bahwa keberlanjutan kerja sama ini mencerminkan kuatnya hubungan kelembagaan antara ICEE dan UWM. Ia menilai UWM merupakan mitra strategis yang memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi internasional.
Penandatanganan MoU Extended Agreement ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara UWM dan ICEE dalam mewujudkan ekosistem pendidikan tinggi yang semakin adaptif terhadap perkembangan global. Dengan diperpanjangnya kemitraan ini, kedua institusi optimistis dapat menghasilkan lebih banyak program yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika serta memperluas kontribusi dalam pengembangan pendidikan bertaraf internasional di Indonesia.
Bhenu
