Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pemerataan Guru Jadi Sorotan dalam Penataan GTK di Taput

Kamis, Juni 04, 2026, 17:06 WIB Last Updated 2026-06-04T10:06:21Z

 


TAPUT, kompasone.com - Pemerataan guru dan tenaga kependidikan menjadi sorotan dalam kegiatan Penataan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Tapanuli Utara yang digelar di Aula Josua Stainer, Tarutung, Kamis (4/6).


Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari layanan pendidikan yang merata di seluruh wilayah.


Dia meminta kepala sekolah menyampaikan kondisi riil kebutuhan tenaga pendidik agar penempatan guru dapat dilakukan lebih tepat sasaran.


“Jangan sampai ada sekolah yang kelebihan tenaga pendidik, sementara sekolah lain masih kekurangan. Kepala sekolah harus berani menyampaikan kondisi yang sebenarnya agar penataan guru berjalan sesuai kebutuhan,” ujar Deni.


Deni menambahkan, komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan juga penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Tapanuli Utara.


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Freddy Panjaitan, Kepala BKPSDM Jenri Simanjuntak, para kepala sekolah, serta narasumber dari BKN Regional VI Sumatera Utara, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan, dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan.


Dalam laporannya, Freddy Panjaitan menyebut penataan GTK bertujuan menyelaraskan kebutuhan tenaga pendidik di setiap sekolah agar distribusinya lebih proporsional dan mendukung pemerataan mutu pendidikan.


Selain membahas distribusi tenaga pendidik, Wakil Bupati juga mendorong inovasi peningkatan kompetensi guru melalui rencana program “tukar mimbar” antarguru. Program itu diharapkan menjadi wadah berbagi pengalaman dan metode pembelajaran agar kualitas pengajaran dapat berkembang lebih merata di seluruh sekolah.


“Ke depan kita targetkan program tukar mimbar. Guru-guru yang memiliki pengalaman dan metode pembelajaran yang baik bisa saling berbagi sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas,” katanya.


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan