TAPUT, kompasone.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, meresmikan Jembatan Bailey Siualuompu di Desa Hutagalung, Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (4/6).
Infrastruktur sepanjang 38 meter tersebut dibangun untuk memulihkan jalur penghubung yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu.
Kegiatan itu turut dihadiri Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Asops Kasdam I/BB Kolonel Inf. Eko Antony Chandra Lestianto, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf. Iwan Budiarso, unsur Forkopimda, Bupati Humbang Hasundutan, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan pembangunan sarana penghubung tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman dan memadai.
"Saya datang ke Desa Hutagalung untuk meresmikan jembatan sepanjang 38 meter ini. Semoga dapat membantu akses masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan," ujarnya.
Menurut Hendy, keberadaan jembatan tersebut akan dirasakan manfaatnya oleh sekitar 2.500 penduduk yang selama ini menghadapi hambatan mobilitas akibat terputusnya jalur penghubung pascabencana.
Dia juga menyebutkan bahwa Kodam I/Bukit Barisan hingga kini telah membangun 234 jembatan di berbagai wilayah Sumatera Utara.
"Ke depan jumlahnya pasti akan bertambah. Harapan kami, fasilitas ini dapat dijaga bersama agar tetap awet dan memberikan manfaat dalam jangka panjang," katanya.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Siualuompu itu merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0210/TU, dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Medan.
Pemkab Taput mengalokasikan anggaran sebesar Rp475 juta pada Tahun Anggaran 2026 untuk pembangunan pondasi. TNI AD menangani pemasangan Jembatan Bailey, sedangkan BWSS II Medan membangun bronjong pengaman di sekitar lokasi.
"Pembangunan ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang hasilnya langsung dirasakan masyarakat," kata Jonius.
JTP menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut mendukung penyelesaian pekerjaan melalui penganggaran lanjutan untuk pembangunan bronjong pada tahun ini.
Selain itu, Pemkab Taput berencana meningkatkan kondisi ruas jalan dari ujung jembatan menuju Desa Simamora guna memperlancar arus transportasi antarwilayah.
Menurutnya keberadaan sarana tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peresmian berlangsung khidmat dan mendapat sambutan hangat dari warga yang telah lama menantikan kembali terbukanya jalur utama menuju kawasan tersebut.
(Bernat L Gaol)
