Yahukimo, kompasone.com- Peringatan Hari Kartini ke-147 tahun di Kabupaten Yahukimo menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia. Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April merupakan tonggak sejarah bagi perempuan dalam memperjuangkan hak berekspresi, memperoleh pendidikan, dan meningkatkan derajat hidup.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Yahukimo, Dianna Wakum, M.Pd, yang mewakili pemerintah daerah sekaligus membuka rangkaian kegiatan lomba. Turut hadir berbagai organisasi perempuan, di antaranya PKK, GOW, DWP, HWK, Bhayangkari, Persit, serta perwakilan organisasi keagamaan seperti GKI, Katolik, GDI, dan komunitas perempuan Islam.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Yahukimo, Ibu Dorce Loho, S.Kep, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi sarana refleksi atas perjuangan perempuan Indonesia. Ia juga menekankan bahwa perayaan Kartini kini dapat menjangkau masyarakat luas melalui media digital, salah satunya dengan pemanfaatan twibbon sebagai media Kartini penyebaran pesan inspiratif
“Semangat perjuangan Kartini tetap relevan dalam mendorong kesetaraan gender di era modern. Perempuan kini memiliki peran penting, baik dalam keluarga, organisasi keagamaan, maupun instansi pemerintahan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk saling mendukung,” ujarnya.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan peringatan ini, antara lain jalan santai, tari Yospan, pemeriksaan kesehatan, serta aneka lomba berhadiah seperti lomba karaoke, joget balon, konsentrasi, dan kuis.
Dalam sambutannya, Asisten III Sekda Yahukimo, Dianna Wakum, M.Pd, menekankan pentingnya semangat perempuan dalam membangun keluarga dan daerah.
“Semangat perempuan akan memengaruhi semangat anak-anak dan keluarga. Momentum Kartini ini harus menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran besar dalam kemajuan daerah,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa semangat perjuangan Kartini, yang dikenal melalui semboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang”, telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk berkiprah di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan kewirausahaan.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan yang telah berkontribusi nyata, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga kader PKK di tingkat kampung. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan yang perlu diatasi bersama, seperti penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pencegahan pernikahan dini.
“Peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti pada seremoni semata, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan,” tegasnya.
Adapun hadiah doorprize yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain satu unit sepeda motor (sumbangan Trio Miram), kulkas dua pintu, mesin cuci sumbangan dari TP PKK Kabupaten Yahukimo, mesin babat, dispenser, rice cooker, kipas angin, serta tiga unit telepon genggam dari GOW dan DWP.
Daftar Pemenang Lomba:
Lomba Karaoke Maraton:
Juara 1: PKK
Juara 2: PW GKI Metanoia
Juara 3: DWP
Harapan: Forum Peduli Perempuan Yahukimo
Lomba Joget Balon:
Juara 1: DWP
Juara 2: PKK
Juara 3: Bhayangkari
Lomba Konsentrasi:
Juara 1: PW GKI Metanoia
Juara 2: HWK
Juara 3: Wanita Katolik
Lomba Kuis Berhadiah:
Juara 1: DWP
Juara 2: GKI
Juara 3: PKK
Di akhir kegiatan, Ketua GOW Kabupaten Yahukimo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh organisasi perempuan dan persekutuan wanita dari 10 denominasi gereja yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan peringatan Hari Kartini tahun ini.
Peringatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah sangat bergantung pada peran aktif perempuan, mulai dari generasi muda hingga ibu rumah tangga, dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Aliknoe


