Bengkulu, kompasone.com - Kembali 3 hari berturut jelang lebaran / idul futri 2026, tim satgas pangan dari Polres Kepahiang kembali memonitor, serta melakukan pengecekan bahan pokok penting. Kamis (20/04/2026).
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan guna memastikan stok aman serta harga tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menyambut hari raya idul fitri tahun 2026 ini.
Lokasi yang menjadi sasaran beberapa hari ini, pemantauan meliputi wilayah Pasar Kepahiang serta beberapa agen/gudang beras yang ada di wilayah Kabupaten Kepahiang. Tim Satgas Pangan Polres Kepahiang melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual di tingkat pasar tradisional dan ritel modern, sekaligus memantau ketersediaan stok di gudang penyimpanan.
Hasil pemantauan sementara menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal tanpa gejolak. Petugas belum menemukan kelangkaan ataupun kenaikan harga yang mencolok. Seperti ; beras medium Rp. 14.000/kg, beras Premium Rp. 15.000/kg, minyak kita (bulog) Rp. 15.700/liter bawang merah/putih Rp. 40.000/kg, cabe merah Rp. 50.000 s/d 60.00 /kg.
Sementara untuk komoditi protein yaitu daging sapi dan Ayam pedanging mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Sepertu daging sapi lokal dari Rp. 140.000,-/Kg menjadi Rp. 180.000,-/kg. Dan untuk ayam pedaging/potong dengan harga kisaran Rp. 40.000,- s/d Rp. 50.000,-
"Kenaikan harga jenis bahan protein tersebut dipicu karena banyaknya permintaan dari masyarakat jelang lebaran ini, akibatnya para penjual menyetok dengan modal yang lebih dari biasanya," jelas Kanit Tipidter.
Meski demikian, pengawasan tidak akan berhenti pada sidak hari itu saja. Monitoring rutin disiapkan agar pasokan tetap terjamin dan harga berada dalam koridor HET.
( Tarmizi/JN)

