TAPUT, kompasone.com - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mempercepat verifikasi dan validasi (verval) data penerima bantuan sosial pascabencana guna memastikan penyaluran tepat sasaran.
Hingga saat ini, sebanyak 434 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.600 jiwa telah terdata sebagai penerima bantuan jaminan hidup (jadup) dan perbaikan rumah. Namun, masih terdapat 43 KK yang belum terverifikasi akibat ketidaksesuaian data kependudukan.
Pemkab Taput menginstruksikan seluruh kepala desa dan camat untuk segera melakukan pemutakhiran data.
Langkah itu mengacu pada SK Bupati tertanggal 30 Januari 2026 yang diperkuat dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.8-168 Tahun 2026 sebagai pedoman teknis penanganan rumah terdampak bencana.
Selain itu, tim teknis di lapangan telah melakukan assessment terhadap tingkat kerusakan rumah sebelum proses verifikasi lanjutan.
Pemerintah juga meluruskan isu terkait adanya penerima bantuan yang dinilai tidak layak.
Dijelaskan, sejumlah warga memiliki lebih dari satu unit rumah, di mana salah satu di antaranya mengalami kerusakan sehingga tetap memenuhi kriteria penerima.
Untuk menjaga transparansi, masyarakat pun diimbau menyampaikan masukan atau keberatan melalui kepala desa setempat agar diteruskan kepada OPD terkait.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Adian Koting, Selasa (17/3), guna memastikan percepatan pemulihan pascabencana.
JTP meninjau Hunian Sementara (Huntara) di Desa Sibalanga dan menyebut kondisi sosial ekonomi warga mulai pulih.
“Kami melihat masyarakat sudah kembali beraktivitas. Warga bertani, menenun, hingga membuka usaha kecil di sekitar Huntara,” ujar Jonius.
Dia menambahkan, lokasi Huntara tersebut akan dikembangkan menjadi Hunian Tetap (Huntap) dengan sarana dan prasarana yang lebih layak.
Selanjutnya, Bupati berdialog dengan masyarakat di Desa Pagaran Lambung I terkait proses pendataan ulang rumah rusak untuk memastikan akurasi data penerima bantuan.
Dalam kunjungan itu, Bupati juga meninjau lahan untuk pembangunan Huntap bantuan Gubernur Jawa Barat Dedi Muliadi di Desa Pagaran Lambung I.
“Kami mengapresiasi dukungan ini. Lahan yang tersedia akan dimanfaatkan maksimal agar masyarakat segera memiliki hunian yang aman dan permanen,” katanya.
Usai dari Pagaran Lambung I, Bupati kemudian meninjau perkembangan pembangunan 103 unit hunian tetap di Desa Dolok Nauli Kecamatan Adiankoting.
(Bernat L Gaol)
