TAPUT, kompasone.com - Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mewaspadai potensi inflasi menjelang Lebaran.
Hal itu disampaikannya saat memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Martua Kantor Bupati, Senin (16/3).
Dalam rapat tersebut, JTP sapaan akrab Bupati Taput meminta seluruh perangkat daerah memperketat pemantauan terhadap stok dan distribusi komoditas pangan strategis guna mencegah lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.
“Kunci utama pengendalian inflasi adalah sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Kita harus mampu membaca data yang disajikan agar langkah intervensi yang diambil tepat sasaran,” ujarnya
Dia juga menegaskan kewaspadaan tetap diperlukan, terutama untuk memastikan ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi di pasar meski laporan Bank Indonesia menunjukkan harga pangan menjelang Lebaran relatif stabil.
Selain pengendalian inflasi, dalam pertemuan tersebut Pemkab Taput juga mendorong percepatan digitalisasi melalui penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus mendukung peningkatan PAD.
Rapat ini turut dihadiri Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, unsur Forkopimda, serta perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) bersama pimpinan perangkat daerah.
(Bernat L Gaol)
