Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Sejuta Pohon Durian Dicanangkan di Taput

Jumat, Februari 13, 2026, 12:46 WIB Last Updated 2026-02-13T05:46:36Z

TAPUT, kompasone.com - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mencanangkan gerakan penanaman sejuta pohon durian yang dipusatkan di lokasi hunian tetap (huntap) Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting.


Kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman 500 batang bibit durian di kawasan hunian tetap (huntap) warga terdampak bencana.


Kepala Dinas Pertanian Taput, Viktor Siagian, dalam laporannya menyampaikan bahwa gerakan penanaman satu juta pohon dilaksanakan secara bertahap di lima kecamatan, dengan pusat pencanangan di Desa Dolok Nauli. Program ini bertujuan mendukung penghijauan kembali wilayah pascabencana sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat.


Menurut Viktor, sepanjang tahun 2025 pihaknya telah menyalurkan 2.500 batang bibit durian kepada masyarakat. Pada kegiatan pencanangan kali ini, kembali ditanam 500 batang bibit. Sementara untuk tahun 2026, Dinas Pertanian merencanakan pengadaan dan penyaluran 2.500 batang bibit durian lokal.


Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanaman sejuta pohon durian merupakan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi perekonomian warga.


“Kenapa durian? Karena durian mampu membawa peningkatan perekonomian. Pohon ini jarang ditebang karena menghasilkan. Artinya, ini tanaman yang bisa dijaga sekaligus menjadi sumber pendapatan,” ujar Bupati.


Dia menggambarkan, apabila satu keluarga memiliki sedikitnya 20 pohon durian produktif, maka hasil panennya dapat membantu meningkatkan kesejahteraan rumah tangga secara berkelanjutan.


Menurutnya, konsep tersebut menjadi bagian dari strategi membangun ekonomi keluarga berbasis komoditas unggulan.


Namun demikian, Bupati juga menyoroti capaian jumlah bibit yang masih relatif kecil dibanding target sejuta pohon. Dengan realisasi 2.500 batang per tahun, ia menilai percepatan perlu dilakukan melalui penyesuaian perencanaan dan penganggaran dalam APBD.


“Kalau hanya 2.500 batang setiap tahun, kapan tercapai sejuta pohon? Saya minta Dinas Pertanian agar merubah perencanaan itu dan menyesuaikannya dalam APBD,” tegasnya.


Selain durian, Pemkab Taput juga akan mendorong pelestarian tanaman endemik haminjon (kemenyan) sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi yang telah lama menjadi bagian dari identitas dan sumber penghidupan masyarakat.


Pencanangan ini diharapkan tidak hanya memperkuat tutupan lahan di kawasan huntap, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi warga melalui komoditas produktif yang bernilai jual. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon durian secara simbolis oleh Bupati bersama jajaran dan masyarakat setempat.


Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni P Lumbantoruan, usai penanaman memotivasi warga agar merawat pohon durian yang telah ditanam.


“Menanam sejuta pohon itu mudah, tetapi yang terpenting adalah merawat dan menjaganya agar benar-benar membuahkan hasil,” ujarnya. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan