Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Menko PMK Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak di Tiga Provinsi

Jumat, Februari 13, 2026, 10:30 WIB Last Updated 2026-02-13T03:30:57Z

 


TAPUT, kompasone.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Jumat (13/2) menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan rumah rusak ringan (RR) dan rumah rusak sedang (RS) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Desember 2025 di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Penyerahan dilakukan secara hybrid yang dipusatkan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara dengan melibatkan 25 kabupaten/kota terdampak di ketiga provinsi tersebut.


Di Provinsi Aceh, bantuan mencakup Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Nagan Raya, Subulussalam, Gayo Lues, Aceh Singkil, dan Bener Meriah.


Di Provinsi Sumatera Utara meliputi Kabupaten Deli Serdang, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.


Sementara di Provinsi Sumatera Barat mencakup Kota Padang, Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Solok, Agam, Lima Puluh Kota, serta Kota Padang Panjang dan Pariaman.


Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.


“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas komitmen dalam percepatan pemulihan pascabencana. Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan bagi masyarakat untuk kembali bangkit,” ujar Jonius.


Dia juga menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memastikan bantuan tepat sasaran serta mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga.


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menegaskan arahan Presiden agar kehidupan masyarakat segera kembali normal. Pemerintah, kata dia, bergerak cepat melalui berbagai skema bantuan dan dukungan rehabilitasi.


Berdasarkan data yang disampaikan, total rumah rusak ringan di tiga provinsi mencapai 9.884 unit, sedangkan rumah rusak sedang sebanyak 7.389 unit. Pemerintah mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk mendukung perbaikan rumah secara mandiri oleh masyarakat penerima bantuan.


Pemerintah berharap bantuan stimulan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan, sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi warga yang terdampak bencana. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan