Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Waau "Secret son's disgrace" | Denada Terjerat Gugatan Panas Penelantaran Anak di Banyuwangi!

Sabtu, Januari 10, 2026, 19:51 WIB Last Updated 2026-01-10T13:01:28Z


Banyuwangi, Kompasone.com -Tahun 2026 baru saja dimulai, namun sebuah "bom" informasi baru saja meledak dan mengguncang panggung hiburan tanah air. Penyanyi sekaligus model kenamaan, Denada Tambunan, kini menjadi pusat perhatian publik bukan karena karya terbarunya, melainkan karena munculnya seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano (24) yang melayangkan gugatan mengejutkan.


Ressa secara resmi menyeret nama sang diva ke Pengadilan Negeri Banyuwangi melalui gugatan bernomor 288. Isinya? Tuntutan pengakuan dan tanggung jawab atas dugaan penelantaran anak kandung selama puluhan tahun.


Bayangkan saja, selama ini publik hanya mengenal Denada sebagai sosok super mom bagi Aisha Aurum. Namun, narasi Ressa memutarbalikkan segalanya. Ia mengaku hidup "terlunta-lunta", berpindah dari satu kerabat ke kerabat lain tanpa status hukum yang jelas.


"Kebenaran itu terungkap setelah lulus SMA. Rasanya seperti petir menyambar di siang bolong. Bertahun-tahun ia mendengar kabar bukan anak Denada, hingga akhirnya fakta biologis berbicara," ungkap H. Andika Meigista Cahya Hendra Kusuma, S.E., S.H., M.H., kuasa hukum Ressa dari Al-Fath Law Firm.


Pengacara yang akrab disapa dengan julukan unik "Pengacara Alam Ghoib" ini menegaskan bahwa kliennya hanya butuh satu hal: Pengakuan. Situasi semakin memanas karena kabarnya Denada sempat mangkir dari panggilan mediasi awal. Kini, publik menanti dengan napas tertahan menuju 15 Januari 2026, tanggal yang ditetapkan untuk mediasi kedua.


"Kami sangat berharap ada titik terang secara kekeluargaan. Tapi jika buntu? Tim hukum tidak akan mundur satu inci pun. Ini soal prinsip bahwa ketenaran tidak bisa membebaskan seseorang dari tanggung jawab moral dan hukum sebagai orang tua," tegas Andika dengan gaya bicaranya yang lugas, Sabtu (10/1).


Kasus ini seolah membuka tabir gelap yang selama ini tertutup rapi oleh lampu spotlight. Jika klaim ini terbukti, maka ini akan menjadi skandal paling emosional sepanjang tahun 2026. Ressa sendiri tampak lelah dengan ketidakpastian identitasnya.

"Saya hanya ingin diakui. Tidak lebih, tidak kurang," ujar Ressa singkat namun penuh luka.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Denada masih memilih bungkam seribu bahasa. Apakah sang diva akan muncul dengan klarifikasi yang menyejukkan, atau justru drama hukum ini akan berakhir di meja hijau dengan pembuktian DNA yang kontroversial?


Satu yang pasti, jagat media sosial sudah mulai "terbakar" dengan perdebatan mengenai hak anak dan batas tanggung jawab seorang selebriti. Stay tuned, because this story is just getting started!


(R. M Hendra)

Iklan

iklan