TAPUT, kompasone.com- Pengurus Pusat Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB) menyalurkan bantuan tali asih kepada 78 kepala keluarga (KK) pomparan Sinaga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Sekretariat PPTSB Tapanuli Utara, Kamis (8/1), dan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PPTSB Ir Edison Sinaga bersama Sekretaris Jenderal Edward Sinaga serta Bendahara Sadar Sinaga.
Sebelum penyaluran bantuan, kegiatan diawali dengan pemberian beras sipir ni tondi dan pisang sitonggi-tonggi kepada para penerima, sebagai bentuk kearifan lokal budaya Batak dalam memberikan penguatan moril bagi keluarga terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan uang tunai, dengan jumlah yang bervariasi sesuai tingkat kerugian yang dialami masing-masing keluarga.
“Bantuan ini merupakan wujud peduli kasih dan persaudaraan sesama keluarga besar Sinaga yang terdampak bencana. Kita semua satu dalam penderitaan. Bantuan ini berasal dari donasi seluruh pomparan Sinaga,” ujar Ketua Umum PPTSB Edison Sinaga.
Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga penerima serta menjadi penguat di tengah masa pemulihan pascabencana. Edison Sinaga juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Sinaga di berbagai daerah, termasuk pengurus sektor, pengurus PPTSB Taput, Sumatera Utara, dan Pengurus Pusat yang telah berpartisipasi dalam penggalangan donasi.
Sementara itu, Ketua PPTSB Tapanuli Utara, Kijo Sinaga, menjelaskan bahwa bencana alam yang melanda Taput terjadi pada 25–26 November 2025 dan berdampak pada sejumlah wilayah.
“Total penerima bantuan sebanyak 78 KK, masing-masing berasal dari Kecamatan Parmonangan 13 KK, Simangumban 7 KK, Purba Tua 25 KK, Tarutung 10 KK, dan Adiankoting 23 KK,” jelas Kijo Sinaga.
Kijo menambahkan, penerima bantuan merupakan keluarga yang mengalami kerusakan rumah dengan kategori rusak ringan, rusak sedang, rusak berat hingga rusak total, termasuk kerusakan lahan pertanian seperti ladang dan persawahan yang mengakibatkan gagal panen.
Selain itu, PPTSB juga akan memberikan bantuan tali asih khusus kepada ahli waris satu keluarga warga Dusun Sitongitongi, Desa Pertengahan, Kecamatan Parmonangan, yang terdiri dari suami, istri, dan tiga anak, yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor.
“Bantuan tersebut akan diserahkan bertepatan dengan acara Bona Taon PPTSB Tapanuli Utara pada 18 Januari 2026, karena belum sempat diserahkan pada hari ini,” pungkas Kijo Sinaga.
(Bernat L Gaol)
