Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bupati dan Dandim Tinjau Progres Jembatan Aek Sipurik-purik Pascabencana

Sabtu, Januari 10, 2026, 13:00 WIB Last Updated 2026-01-10T06:00:41Z

 


TAPUT, kompasone.com - Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat bersama Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Kav Ronald Tampubolon meninjau progres pembangunan jembatan Aek Sipurik-purik di Desa Janjinauli, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (10/1).


Peninjauan tersebut turut didampingi unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Forkopimca Kecamatan Purbatua, Kepala Desa Janjinauli, serta tokoh masyarakat setempat.


Kegiatan diawali dengan pengecekan langsung pembangunan jembatan Aek Sipurik-purik yang menjadi akses vital bagi masyarakat Desa Janjinauli dan wilayah sekitarnya.


Jembatan ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor saat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir Desember 2025.


Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana menjadi prioritas pemerintah daerah guna memulihkan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.


“Kami ingin memastikan pembangunan jembatan ini berjalan sesuai rencana, aman, dan dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ujar Bupati.


Selain meninjau jembatan, rombongan juga melakukan pengecekan jalur Sungai Aek Sipurik-purik yang direncanakan akan dinormalisasi.


Dalam dialog langsung dengan warga, Bupati menyampaikan bahwa normalisasi sungai akan segera dilaksanakan untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.


Bupati juga mengajak masyarakat setempat, khususnya para petani, untuk bergotong royong setelah proses normalisasi sungai selesai.


“Setelah sungai dinormalisasi, kami berharap masyarakat bersama para petani dapat bergotong royong membenahi langkah-langkah lanjutan. Pemerintah kecamatan dan desa akan mendukung melalui penyediaan fasilitas yang dibutuhkan,” tutur JTP Hutabarat.


Sementara itu, Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Kav Ronald Tampubolon menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam percepatan pemulihan pascabencana.


“TNI siap mendukung pemerintah daerah dalam setiap tahapan, baik rehabilitasi maupun rekonstruksi, agar keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.


Rangkaian kunjungan kerja tersebut ditutup dengan peninjauan ke SMP Negeri 1 Kecamatan Purbatua.


Bagi para petani, rusaknya jembatan itu bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi juga ancaman terhadap mata pencaharian.


Salah seorang petani Desa Janjinauli, Sitompul (52), mengaku harus memutar sejauh beberapa kilometer untuk membawa hasil pertanian ke jalan utama.


“Kalau hujan, kami takut lewat jalur darurat. Kadang hasil panen terpaksa ditunda dibawa keluar kampung. Kami sangat berharap jembatan ini cepat selesai,” ujarnya. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan