Teluk Wondama, Kompasone.com – Kapolres Teluk Wondama, AKBP Bayu Dewasto, S.H., S.I.K., M.M., dalam press release akhir tahun 2025. Kamis (31/12/2025).
Sementara itu Kapolres menyampaikan situasi gangguan kamtibmas dan perkembangan kejahatan di wilayahnya. Data menunjukkan total kejahatan tahun 2025 mencapai 192 kasus, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 158 kasus. Namun, penyelesaian perkara mengalami penurunan: 54 kasus diselesaikan pada 2025, dari 87 kasus pada tahun sebelumnya. "Peningkatan kejahatan dan penurunan penyelesaian menjadi evaluasi utama untuk meningkatkan kinerja di tahun 2026," ujarnya.
Analisis waktu kejadian kejahatan tahun 2025 menunjukkan puncak terjadi pada 09.00–12.00 dan 15.00–18.00. Kedua jendela waktu ini akan menjadi fokus patroli preventif dan preemtif di tahun mendatang.
Kasus kejahatan tertinggi tahun 2025 adalah:
- Pencurian biasa: 36 kasus
- Penganiayaan: 17 kasus
- Penroyokan: 15 kasus
- Penipuan: 13 kasus
Selain itu, tercatat 32 kasus laka lantas. Polres Teluk Wondama juga mengamankan perayaan Satu Abad Kabupaten Teluk Wondama pada 25 Oktober 2025. Persiapan dimulai sejak Mei 2025, dan perayaan berlangsung lancar dengan situasi aman.
Dalam penertiban miras, Sat Narkoba menyita 60 liter minuman bobo dan 10 liter Cap Tikus. Sat Lantas menemukan 70 liter minuman bobo dalam operasi rutin; masyarakat terkait bersedia memusnahkan sendiri barang bukti tersebut. Sat Narkoba juga menangkap pengguna sabu pada tahun ini, yang masih dalam proses penyidikan.
Kapolres mengakui bahwa situasi kamtibmas yang aman tidak terlepas dari kerja sama Forkopimda, tokoh masyarakat, agama, pemuda, adat, dan seluruh pemangku kepentingan. "Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan. Semoga di 2026, kolaborasi ini terus berlanjut untuk menjaga kondusivitas Teluk Wondama," tutup AKBP Bayu Dewasto.
(tonci)
