Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

103 Unit Hunian Tetap Korban Bencana Mulai Dibangun di Taput

Minggu, Desember 21, 2025, 20:02 WIB Last Updated 2025-12-21T13:02:59Z

TAPUT, kompasone.com -Pemerintah memulai pembangunan 103 unit hunian tetap bagi masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.


Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung di Dusun Tornauli, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Minggu (21/12).


Pembangunan hunian tetap tersebut dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektare milik Pemkab Taput dan diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.


Program ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan tempat tinggal yang layak dan aman bagi korban bencana.


Groundbreaking pembangunan hunian tetap dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Mohammad Tito Karnavian, yang disambut serta didampingi Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Hutabarat 


Menteri Dalam Negeri Mohammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dan terpadu dalam penanganan bencana di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI/Polri, BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah menjadi kunci percepatan pemulihan di wilayah terdampak.


Dia menyebutkan bahwa saat ini seluruh wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara telah kembali terkoneksi dan tidak ada lagi daerah yang terisolasi akibat bencana.


Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa penyediaan hunian tetap bagi korban bencana menjadi prioritas pemerintah.


Dia menekankan pentingnya dukungan infrastruktur dasar, seperti akses jalan dan sistem drainase yang memadai, serta kejelasan status kepemilikan tanah agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.


Maruarar juga mendorong percepatan pemanfaatan tanah milik pemerintah pusat maupun daerah untuk mendukung pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana.


Menurutnya, lahan negara harus dimaksimalkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.


Terkait kualitas bangunan, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan rumah yang dibangun memiliki mutu yang baik dan layak huni.


Selain itu, pemerintah mengupayakan agar rumah yang dibangun dapat dihibahkan secara gratis kepada masyarakat korban bencana.


Pembangunan hunian tetap tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan, sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang aman dan nyaman.


Bupati Taput JTP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan dalam penanganan serta pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Utara.


Dia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan pembangunan hingga selesai, termasuk pemulihan infrastruktur dasar dan fasilitas publik di wilayah terdampak, agar proses pemulihan berjalan optimal dan tepat sasaran.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Henry M.M. Sitompul para staf ahli bupati, asisten, serta pimpinan perangkat daerah. 

(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan