Dekai-Yahukimo, kompasone.com — Rangkaian Lomba Olimpiade Nasional tingkat Kabupaten Yahukimo tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu, 15 November 2025, bertempat di Aula Kediaman Bupati Yahukimo, Kali Biru, Dekai, Provinsi Papua Pegunungan. Sabtu (15/11/25).
Tiga sekolah dasar yang berhasil lolos seleksi secara online dan mewakili Kabupaten Yahukimo pada ajang tahun ini yaitu:
SD YPK Metanoia Dekai, SD Angen Fa, SD Kristen Anugerah Dekai
Acara penutupan dihadiri oleh Asisten 1 Setda Yahukimo, Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru-guru, serta para tamu undangan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Olimpiade,Deri Mohi menyampaikan bahwa Olimpiade Nasional meliputi beberapa bidang, termasuk OSN Matematika, serta ajang seni dan sastra seperti FLS2N yang terdiri dari 7 cabang lomba:
Gambar ekspresi, Tari solo, Menulis cerita, Kriya, Musik, Seni suara, Cabang seni lainnya.
Total terdapat 10 cabang lomba yang diikuti para siswa.
Panitia menjelaskan bahwa proses Olimpiade telah berlangsung sejak Januari 2025 dengan pendaftaran online melalui sistem nasional. Seleksi dilakukan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Kabupaten Yahukimo berhasil mencatat prestasi membanggakan dengan masuk 20 besar tingkat nasional, khususnya pada cabang kriya, tari, dan cabang seni lainnya. Dari total lebih dari 2.600 peserta se-Indonesia, Yahukimo mampu menembus semifinal nasional.
Meski belum melaju ke babak final, panitia menegaskan bahwa anak-anak telah memberikan usaha terbaik untuk sekolah, kabupaten, bahkan provinsi.
Sambutan Bupati Yahukimo (Diwakili Asisten II) Dalam sambutannya, Asisten II menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa yang telah berpartisipasi:
“Olimpiade ini merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkarakter kuat.”
Ia menegaskan bahwa di tengah tuntutan era digital, kompetisi seperti Olimpiade sangat penting untuk membentuk logika, analisis, pemecahan masalah, serta kreativitas dan karakter para siswa.
Asisten II juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya bagi para guru, kepala sekolah, dan orang tua yang telah bekerja keras mempersiapkan anak-anak tanpa mengenal lelah.
Kepada para pemenang, beliau berpesan:
“Jadikan prestasi ini sebagai awal perjalanan menuju masa depan yang gemilang. Tuhan memberikan talenta kepada setiap orang, tugas kita adalah merawat dan mengembangkannya.”
Bagi siswa yang belum meraih juara, beliau menegaskan bahwa mereka tetap pemenang karena telah berani berkompetisi dan mendapatkan pengalaman berharga.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo berkomitmen untuk terus meningkatkan sarana pendidikan, pelatihan guru, dan program pembinaan prestasi siswa.
selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan Olimpiade tahun ini berlangsung hampir sepanjang tahun, dan hasilnya sangat membanggakan.
Beliau memberikan apresiasi khusus kepada panitia, terutama seksi penyelenggara yang telah bekerja keras sejak tahun sebelumnya.
Kadis Pendidikan menyampaikan bahwa
Penilaian dilakukan langsung oleh juri nasional secara online, sehingga hasilnya objektif dan adil.
Kabupaten Yahukimo masuk kategori 20 besar nasional, pencapaian yang sangat luar biasa. Ke depan, kegiatan ini akan melibatkan lebih banyak sekolah, tidak hanya sekolah di wilayah Dekai.
Beliau menegaskan pentingnya menggali minat dan bakat siswa sejak dini, karena tidak semua anak akan berkarier sebagai ASN — banyak talenta yang bisa menjadi modal hidup di masa depan.
“Pendidikan bukan hanya menilai kecerdasan intelektual, tetapi juga pertumbuhan karakter dan pengembangan potensi diri. Ini bekal hidup anak-anak ke depan.”
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dan pemberian apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Yahukimo untuk terus mengembangkan talenta, berprestasi, serta membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
Aliknoe
