Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bunda PAUD Resmi Dikukuhkan, Mas Adi Tekankan Kolaborasi Cegah Stunting di Pasuruan

Sabtu, September 06, 2025, 16:24 WIB Last Updated 2025-09-06T09:48:30Z

 


Kota Pasuruan, Kompasone.com – Pemerintah Kota Pasuruan mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Pasuruan beserta Kelompok Kerja (Pokja) periode 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gradhika, Sabtu (6/9), mengusung tema “Sinergi dan Integrasi Bunda PAUD untuk Wujudkan PAUD Berkualitas, Anak Hebat, Bangsa Bermartabat.”


Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo atau Mas Adi, hadir langsung dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa keberadaan Bunda PAUD bukan hanya simbolik, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pendidikan anak usia dini sekaligus menekan angka stunting.


“Selamat kepada seluruh Bunda PAUD yang baru dikukuhkan. Peran Bunda PAUD sangat strategis, terutama dalam pencegahan stunting. Masalah ini tidak bisa hanya ditangani pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama keluarga,” ujar Mas Adi.


Menurutnya, pola asuh keluarga berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, Bunda PAUD di tingkat kota hingga kelurahan diharapkan aktif memberikan pendampingan kepada orang tua, terutama dalam menjaga pola makan dan kesehatan anak.


Mas Adi menargetkan Pasuruan mampu menekan angka stunting hingga nol. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan keluarga tidak berhenti pada isu kesehatan, melainkan juga pada dampak perkembangan teknologi digital.


“Kita harus memahami literasi digital. Anak-anak perlu pendampingan agar tidak terjerumus pada dampak negatif teknologi. Ketahanan bangsa bergantung pada ketahanan keluarga,” tegasnya.


Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak usia dini. Ia menilai Bunda PAUD memiliki posisi penting dalam membekali generasi muda dengan mental yang kuat agar siap menghadapi persaingan global.


“Generasi emas hanya bisa tercapai jika anak-anak memiliki karakter yang tangguh. Bunda PAUD berperan sebagai penguat pondasi itu,” tambahnya.


Acara pengukuhan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi perempuan. Pemerintah berharap langkah ini dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.


“Pembangunan tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Butuh sinergi dengan seluruh elemen, termasuk peran aktif Bunda PAUD,” pungkas Mas Adi.


Muh

Iklan

iklan