Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Dibalik Kepemimpinan Tegas Tersimpan Semangat Karapan Sapi yang Membara

Selasa, April 08, 2025, 08:13 WIB Last Updated 2025-04-08T01:13:49Z


Sumenep, Kompasone.com - Di tengah hingar bingar roda pemerintahan desa yang sarat akan tantangan dan dinamika, muncul figur Sukirno, Kepala Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, yang namanya kian mencuat sebagai representasi kepemimpinan transformatif. 


Bukan sekadar menjalankan roda birokrasi, Sukirno menjelma menjadi arsitek kemajuan desanya, mengukir jejak pembangunan yang tak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, namun juga pada penguatan fondasi sumber daya manusia (SDM).


Ketegasan dan kebijaksanaan menjadi untaian karakter yang melekat pada diri pria yang akrab disapa H. Kirno ini. Amanah sebagai kepala desa diemban dengan penuh dedikasi, tercermin dari geliat pembangunan yang terasa di setiap sudut Banaresep Timur. 


Jalan-jalan desa yang kian mulus, fasilitas umum yang memadai, serta sentuhan modernisasi yang berpadu dengan kearifan lokal menjadi pemandangan yang tak asing lagi. Lebih jauh dari sekadar pembangunan fisik, Sukirno memiliki visi yang holistik terhadap kemajuan desa. Sebagai Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Lenteng, ia tak hanya fokus pada Banaresep Timur.


Namun juga memiliki kepedulian yang mendalam terhadap kemajuan desa-desa lain di wilayahnya. Inisiatif dan gagasan konstruktifnya dalam forum AKD menjadikannya sosok sentral yang mampu mengartikulasikan kebutuhan serta aspirasi para kepala desa se-Kecamatan Lenteng.


Program ketahanan pangan menjadi salah satu pilar penting dalam kepemimpinan Sukirno. Dengan visi mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, berbagai program pemberdayaan di sektor pertanian dan peternakan digulirkan.



Langkah ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan warga, namun juga untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya kemandirian ekonomi di tingkat desa. 


Harapannya sederhana namun mendalam: Banaresep Timur mampu berdiri kokoh di atas kakinya sendiri, sejahtera dalam kemandirian pangan.Di balik sosok pemimpin yang tegas dan fokus pada pembangunan, tersimpan sebuah hobi yang tak lekang oleh waktu dan sarat akan nilai-nilai tradisi Madura. Karapan Sapi. 


Aktivitas yang membutuhkan ketangkasan, strategi, dan tentunya, investasi yang tidak sedikit ini menjadi pelipur lara di tengah rutinitas pemerintahan yang padat. Kepemilikan dua pasang sapi kerapan, yang ditaksir bernilai ratusan juta rupiah, menunjukkan keseriusan Sukirno dalam melestarikan warisan budaya leluhur.


Bukan sekadar hobi semata, kecintaan Sukirno terhadap Karapan Sapi juga berbuah prestasi. Sapi-sapi andalannya kerap kali menorehkan kemenangan di berbagai arena perlombaan, mengharumkan nama Banaresep Timur dan menunjukkan bahwa tradisi pun dapat menjadi kebanggaan.


Hal ini sekaligus menjadi simbol keseimbangan dalam diri Sukirno: seorang pemimpin modern yang tetap memegang teguh akar budayanya.


Menariknya, jejak kecintaan terhadap Karapan Sapi ini juga diikuti oleh Kepala Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Dodi. Kesamaan hobi ini semakin mempererat tali persaudaraan antar pemimpin desa di Kecamatan Lenteng, menciptakan sinergi yang positif dalam upaya memajukan wilayah.


Perjalanan kepemimpinan Sukirno di Batam yaitu Banaresep Timur adalah cerminan dari integrasi antara visi pembangunan yang progresif dengan pelestarian nilai-nilai luhur budaya.


Ia membuktikan bahwa seorang pemimpin dapat menjadi agen perubahan tanpa harus kehilangan identitas dan akarnya. Dedikasi terhadap kemajuan desa, kepedulian terhadap sesama kepala desa, dan kecintaan terhadap tradisi Karapan Sapi menjadikan Sukirno sebagai sosok inspiratif yang patut untuk disimak dan diteladani. 


Banaresep Timur di bawah Pemerintahan desa Banaresep Timur,  kini berlayar menuju gerbang kemajuan, dengan landasan yang kokoh dan semangat yang membara.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan