TAPUT, kompasone.com – Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, meminta agar bangunan groundsill di aliran Aek Sigeaon yang dibangun beberapa tahun lalu mendapat penanganan lanjutan melalui penambahan anggaran atau adendum pekerjaan.
Permintaan tersebut disampaikan saat meninjau sejumlah proyek infrastruktur di Kecamatan Tarutung, Selasa (3/11), termasuk pembangunan groundsill dan sheet pile yang dilaksanakan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) II Medan.
Peninjauan pekerjaan tersebut mencakup aliran Aek Sigeaon dari kawasan Sait Ni Huta, Jalan Rangkea hingga Jalan Diponegoro. Bupati meminta agar bangunan groundsill lama turut diperhatikan sehingga dapat berfungsi secara optimal.
Menurutnya, penanganan infrastruktur sungai tidak hanya memperhatikan pembangunan baru, tetapi juga memastikan bangunan yang telah ada tetap berfungsi dengan baik.
Selain proyek BBWSS II Medan, Bupati juga meninjau pekerjaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Taput 2026, yakni revitalisasi pedestrian tanggul Aek Sigeaon dan rekonstruksi outlet pada tanggul tersebut.
Kedua pekerjaan itu masih dalam proses pengerjaan. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pelaksanaan sekaligus memastikan kualitas konstruksi sesuai perencanaan.
Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, Bupati ingin memastikan seluruh pekerjaan infrastruktur di kawasan Aek Sigeaon dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Bernat L Gaol)
