Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

333.449 Warga Taput Terdaftar BPJS Kesehatan

Selasa, November 03, 2026, 15:42 WIB Last Updated 2026-11-03T08:42:46Z

 


TAPUT, kompasone.com – Sebanyak 333.449 jiwa dari total 337.296 penduduk Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 Oktober 2026. Jumlah tersebut setara dengan cakupan kepesertaan sebesar 98,86 persen.


Data BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sibolga juga mencatat, sebanyak 275.186 peserta atau 81,59 persen di antaranya berstatus aktif. Angka ini melampaui target keaktifan peserta sebesar 81,5 persen.


Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Taput, dr. H. Ganda Nainggolan, mengatakan capaian tersebut telah melampaui target cakupan UHC sebesar 98,8 persen.


“Capaian cakupan UHC Taput per 1 Oktober 2026 sebesar 98,86 persen dari target 98,8 persen. Sementara tingkat keaktifan peserta mencapai 81,59 persen, melampaui target 81,5 persen,” kata Ganda saat dihubungi Kompasone, Selasa (3/11).


Ganda menjelaskan, kepesertaan JKN juga didukung pembiayaan pemerintah daerah melalui program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Melalui skema tersebut, Pemkab Taput menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang didaftarkan sebagai peserta tanggungan pemerintah daerah.


Untuk pembiayaan premi BPJS Kesehatan, Pemkab Taput mengalokasikan anggaran sebesar Rp38.062.184.200 dalam APBD murni 2026. Pada Perubahan APBD (P-APBD), anggaran tersebut bertambah menjadi Rp47.551.155.697.


Dengan demikian, terdapat penambahan anggaran sebesar Rp9.488.971.497. Tambahan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).


Menurut Ganda, capaian kepesertaan tersebut perlu diikuti dengan upaya menjaga status keaktifan peserta agar masyarakat tetap memperoleh perlindungan jaminan kesehatan sesuai ketentuan program JKN.


 (Bernat L Gaol)

Iklan

iklan