Bengkulu Utara, kompasone.com - Progres fisik proyek preservasi Jalan Nasional Lais - Kerkap berjalan sangat impresif dan telah mencapai 73,022 persen untuk tahun anggaran berjalan. Capaian yang tercatat pada pertengahan tahun 2026 ini dinilai berada di atas rata-rata target proyek sejenis.
Satuan kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Bengkulu Ir. Tendi Hardianto,ST.,M.T. berkomitmen mempercepat pengerjaan fisik guna mengejar penyelesaian sebelum target akhir skema tahun jamak (multiyears).
Lingkup kerja proyek yang sedang digeber oleh kontraktor pelaksana PT Galih Medan Persada meliputi pemeliharaan rutin jalan, perbaikan struktur, serta peningkatan kualitas aspal di titik-titik rawan, fokus memperkuat struktur tanah guna meminimalkan risiko kerusakan akibat pergeseran lahan atau longsor di sepanjang jalur poros tersebut.
Proyek bernilai Rp94,9 miliar ini juga mendapat atensi ketat dari elemen pengawas sosial, berbagai Organisasi masyarakat seperti Perhimpunan Rakyat Progresif (PRP), Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu Bersatu (GOLBE).
Forum Komunikasi LSM dan Pers Provinsi Bengkulu turut aktif memantau perkembangan dan kualitas pekerjaan termasuk material timbunan dan fondasi di lapangan, Hal ini dilakukan secara terbuka demi memastikan ketahanan jalan jangka panjang agar tidak cepat rusak setelah diserah terimakan.
Ketua Forum Komunikasi LSM dan Pers Provinsi Bengkulu Agus Suparmin alias Agus Kisud kepada kompasone.com pada 21/08/2026 berharap pelaksanaan pengerjaan proyek ini bisa berjalan sesuai kontrak sehingga akhir tahun jalan ini bisa di manfaatkan oleh masyarakat pengguna jalan.
"Kami berikan apresiasi atas capaian pekerjaannya dan berharap pengerjaan proyek ini bisa selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak yang di sepakati , dan tentunya kualitas pekerjaan bisa memuaskan semua pihak," ujar Agus Kisud.
Mengenai tanggapan dan respon berbagai pihak soal pengerjaan proyek ini tentu ini adalah masukan dan kritik yang baik untuk pelaksanaan dan penanggung jawab proyek hendaknya ini jadi perhatian bersama agar semakin baik dalam pelaksanaan pekerjaannya.
"Karena proyek ini sedang berjalan dan pekerjanya masih ada tentu dengan adanya kritik harapan kami akan di perbaiki kualitas pekerjaan dan mutunya," pungkasnya.
Pewarta : Susyanto,S.Kom
