Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Maulid Nabi Jadi Momentum Kapolsek Banjar Pererat Silaturahmi dengan Warga Mandalasari

Sabtu, Agustus 22, 2026, 23:57 WIB Last Updated 2026-08-22T16:57:50Z

 


Pandeglang, kompasone.com— Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baitul Mutaqin, Kampung Pacurendang, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (22/8/2026), menjadi momentum mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.


Kapolsek Banjar Iptu Aap Ahmad Syafei, S.H. hadir bersama perwakilan Kecamatan Kaduhejo, Kepala Desa Mandalasari H. Yudi, tokoh agama KH Asep, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.


“Maulid Nabi ini kita jadikan kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kepedulian terhadap sesama dan bersama-sama menciptakan rasa aman serta nyaman di lingkungan desa,” kata Iptu Aap.


Tak hanya soal keteladanan, pesan keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian. Masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.


Warga juga diminta menjaga kerukunan serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.


Bagi Kapolsek Banjar, kehadiran dalam kegiatan keagamaan masyarakat bukan sekadar menghadiri acara, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga.


Apresiasi pun disampaikan Kepala Desa Mandalasari H. Yudi. Menurut dia, kehadiran Kapolsek memberikan kesan bahwa kepolisian hadir dan dekat dengan masyarakat.


“Kami berterima kasih kepada Pak Kapolsek yang telah hadir dan menyampaikan pesan kepada warga. Kehadiran beliau membuat masyarakat merasa tidak ada jarak dengan kepolisian. Ini merupakan bukti Polri dekat dengan masyarakat,” tutur H. Yudi.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan KH Munjazi dari Kampung Jarokasang. Warga mengikuti acara hingga selesai dengan pembacaan sholawat dan doa bersama.


Momentum tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga semakin memperkokoh kebersamaan antara masyarakat, pemerintah desa, dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.


(Ali hamzah)

Iklan

iklan