Sumenep, Kompasone.com -Hati-hati bagi para pemilik toko kelontong yang buka 24 jam. Modus penipuan berkedok belanjaan banyak kembali memakan korban. Kali ini, sebuah toko kelontong di kawasan Bangselok menjadi korban kelihaian seorang pria yang mengaku sebagai warga setempat.
Peristiwa yang terjadi sekitar sebulan lalu ini bermula ketika seorang pria tak dikenal datang dengan gelagat meyakinkan. Tanpa ragu, pelaku langsung memesan rokok dalam jumlah banyak 5 pak Surya 12, 5 pak Surya 16, dan 1 pak Esse. Total belanjaan rokok tersebut mencapai Rp 413.000
Untuk melancarkan aksinya, pelaku sengaja menambah pesanan berupa 8 kardus air mineral merk Celeb. Saat rokok sudah di tangan, pelaku mulai mengeluarkan jurus tipu-tipunya.
"Nanti kalau sudah sampai di rumah baru saya bayar, soalnya sekarang saya tidak bawa uang tunai," ujar pelaku dengan nada meyakinkan kepada pemilik toko.
Percaya karena pelaku mengaku sebagai tetangga kampung, pemilik toko pun menyanggupi untuk mengantarkan 8 dus air mineral tersebut menggunakan sepeda motornya.
Di sinilah kelihaian pelaku diuji. Agar pemilik toko tidak curiga, si maling bahkan pura-pura baik dengan ikut membantu mengangkat kardus-kardus air mineral tersebut ke atas motor korban.
Begitu semua kardus air mineral berhasil dinaikkan ke atas motor, pelaku langsung memanfaatkan kelengahan korban. Tanpa aba-aba, pria tersebut langsung menyalakan motornya dan tancap gas duluan, meninggalkan pemilik toko yang masih bersiap-siap.
Merasa ada yang aneh, pemilik toko langsung bergegas menyusul. Namun apa daya, pelaku yang sudah merencanakan pelariannya itu langsung raib bak ditelan bumi dan hilang dari pandangan.
Hingga berita ini diturunkan, rokok senilai Rp 413.000 sukses dibawa kabur pelaku, sementara 8 kardus air mineral gagal dibawa karena masih tertinggal di motor korban.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pedagang lain agar tidak mudah percaya dengan pembeli yang menggunakan modus "bayar di rumah", meskipun mereka mengaku sebagai warga lokal.
(R. M Hendra)
