Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kepedulian Pengusaha Sukses H.Handoyo, Adakan Survey dan Pastikan Pembangunan Kios

Rabu, Juli 15, 2026, 11:22 WIB Last Updated 2026-07-15T04:22:20Z

 


Kota Cirebon, kompasone.com - H.Handoyo beserta asisten dan di dampingi Sekjen PSI Kota Cirebon melakukan kunjungan dan memastikan keberlanjutan pembangunan kios-kios untuk para pelaku usaha kecil relokasi dari bantaran Sungai Sukalila yang berada di kawasan Dukuh Semar, Kota Cirebon. Jumat, 10 juli 2026.


H. Handoyo memastikan pembangunan kios-kios untuk para pedagang bunga ini segera di lanjutkan, pembangunan kios di atas lahan 1.200. M2 dan akan segera di realisasikan pembangunan 42 unit kios untuk para pedagang bunga.


Menurutnya, tujuan relokasi pedagang di kawasan Sungai Sukalila Kota Cirebon, utamanya untuk mendukung program penataan dan normalisasi sungai.

Penataan & Normalisasi Sungai Sukalila

Relokasi ini bagian dari program Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung BBWS bersama Pemkot Cirebon.


 Normalisasi sepanjang ±3 KM sudah di laksanakan sejak bulan Januari 2026.

Tujuannya:

Membebaskan sempadan sungai dari bangunan liar agar kawasan rapi, indah, dan sesuai aturan.

Mengurangi resiko banjir dan kerusakan bantaran sungai. 

Meningkatkan kualitas lingkungan & air* dengan pengendalian sampah dari hulu

Mewujudkan ikon baru Kota Cirebon berupa ruang publik: jalur pedestrian, pagar pembatas, dan taman kota di bantaran sungai.


Menata PKL agar lebih tertib dan layak

Berdasarkan data Satpol PP ada 242 lapak pedagang di sepanjang bantaran Sungai Sukalila.

Tujuan sosialnya:

Menyediakan tempat usaha yang lebih aman, permanen, dan tertata*

Menjaga keberlangsungan ekonomi pedagang dengan tetap mempertimbangkan daya jangkau konsumen.

Menjadikan PKL yang produktif di lokasi yang lebih layak.


Pemkot Cirebon sudah menyiapkan lokasi relokasi.

Pasar Pagi, untuk pedagang non-kuliner/figura 117 slot di lantai 2, pedagang kuliner di area parkir dalam Pasar Pagi

PGC, 2 lantai kosong untuk pedagang, dan area parkir untuk kuliner sudah penuh

Belakang Terminal Harjamukti,  untuk pedagang tanaman/bunga sebagai sentra tanaman hias.


Dukungan: bebas sewa 1 tahun, retribusi Rp10.000/hari mulai April 2026.


Pendekatan humanis & kolaborasi

DPRD dan Pemkot menekankan penertiban dilakukan secara humanis tanpa menimbulkan ekses. Diharapkan ada kolaborasi agar Sukalila jadi lingkungan tertib, indah, bebas banjir.

Sebagian pedagang minta kepastian bisa kembali setelah normalisasi selesai dan lokasi baru yang aksesnya bagus. Ada juga harapan agar penataan disesuaikan karakter usaha, misal pedagang figura lebih cocok di jalur ramai


"Relokasi bukan untuk menggusur, tapi untuk menormalisasi sungai dan menata pedagang ke tempat lebih layak, sambil menjadikan bantaran Sukalila sebagai ruang publik baru," pungkas H. Handoyo.


[tohirakmal]

Iklan

iklan