Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

SOL Realisasikan Rp24 Miliar CSR dan Bonus Produksi Rp92 Milir Untuk Taput

Jumat, Februari 20, 2026, 16:17 WIB Last Updated 2026-02-20T09:17:20Z

TAPUT, kompasone.com - Sarulla Operations Ltd (SOL) terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara melalui realisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan penyetoran bonus produksi panas bumi kepada pemerintah daerah.


Sejak 2015 hingga 2025, SOL telah merealisasikan dana CSR sekitar Rp24 miliar yang difokuskan pada lima bidang utama, yakni peningkatan mata pencaharian, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta seni, budaya dan keagamaan.


Pada sektor ekonomi, perusahaan memberikan pendampingan kelompok tani bawang merah, pengembangan budidaya lebah madu hutan, pelatihan keterampilan bertenun, serta dukungan dana bergulir simpan pinjam perempuan.


Demikian antara lain disampaikan Humas eksternal SOL Industan Sitompul kepada sejumlah wartawan termasuk kompasone, Jumat (20/2) di Tarutung


Katanya SOL juga menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris gratis bagi sekitar 800 siswa SD dan SMP dari 25 sekolah yang dilaksanakan dua kali seminggu, serta menyalurkan beasiswa tahunan bagi mahasiswa berprestasi.


Sementara itu, di bidang kesehatan, perusahaan memperkuat posyandu lansia dan balita melalui bantuan vitamin, obat-obatan dan pemberian makanan tambahan (PMT).


Dukungan infrastruktur lanjut Industan juga diberikan dalam bentuk pembangunan dan perbaikan jalan desa, jalan usaha tani, pipanisasi air bersih dan jaringan irigasi.


Selain program CSR, SOL juga menyetorkan bonus produksi panas bumi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 23 Tahun 2017.


Sejak mulai berproduksi pada 2017 hingga triwulan 2025, total bonus produksi yang telah disetorkan tercatat sekitar Rp92 miliar. Kontribusi tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang mendukung percepatan pembangunan di Tapanuli Utara.


Manajemen SOL menyatakan seluruh program dilaksanakan secara transparan dan terkoordinasi dengan pemerintah desa hingga kabupaten, serta melibatkan masyarakat melalui pertemuan rutin bulanan.


Kehadiran SOL di Tapanuli Utara dinilai tidak hanya berperan dalam pengelolaan energi panas bumi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya bersama mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan