Sumenep, Kompasone.com – Kesehatan seringkali menjadi nomor sekian di tengah kesibukan warga desa. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja (UNIJA) mengambil langkah nyata dengan menggelar "Gerakan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular".
Bekerja sama dengan Klinik Utama Sumenep, aksi sosial ini sukses dilaksanakan pada Jumat, 2 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Ambunten Tengah. Suasana balai desa nampak hangat dan ramai sejak pukul 13.00 WIB oleh warga yang antusias memeriksakan kondisi tubuh mereka.
Bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, para mahasiswa membawa misi medis yang cukup lengkap. Puluhan warga yang hadir mendapatkan fasilitas layanan kesehatan secara cuma-cuma, meliputi:
Pemeriksaan & Konsultasi Mata, Mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.
Cek Asam Urat, Membantu warga memantau kadar asam urat demi menghindari nyeri sendi.
Cek Tekanan Darah, Upaya preventif terhadap risiko hipertensi dan penyakit jantung.
Ketua Pelaksana KKN UNIJA di Desa Ambunten Tengah, Nur Aini, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan tenaga profesional dari Klinik Utama Sumenep sangat penting agar hasil pemeriksaan tetap akurat dan sesuai standar medis.
"Antusiasme warga luar biasa. Ini bukti bahwa kesadaran kesehatan itu ada, mereka hanya butuh akses yang lebih dekat. Terima kasih banyak untuk masyarakat Ambunten Tengah yang sudah berpartisipasi," ujar Nur Aini dengan penuh syukur.
Apresiasi senada datang dari Pemerintah Desa Ambunten Tengah. Fatmiyatun, S.Pd., menyatakan bahwa program ini sangat menyentuh kebutuhan warga, terutama bagi para lansia yang kesulitan jika harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk sekadar cek kesehatan.
Tercatat sekitar 70 warga memadati Balai Desa hingga acara berakhir. Kegiatan ditutup manis dengan sesi foto bersama dan edukasi singkat mengenai pola hidup sehat.
Melalui gerakan ini, mahasiswa KKN UNIJA berharap sinergi antara kaum akademisi dan instansi kesehatan dapat terus berlanjut. Karena bagaimanapun, masyarakat yang kuat bermula dari masyarakat yang sehat.
(R. M Hendra)

