Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Klarifikasi PDAM Sumenep | Pastikan Perbaikan Teknis Terus Berjalan, Tepis Tudingan "Audiensi Siluman"

Sabtu, Januari 24, 2026, 06:20 WIB Last Updated 2026-01-23T23:21:00Z

SUMENEP, Kompasone.com – Menanggapi keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi air di Desa Pinggirpapas, manajemen PDAM Sumenep memberikan penjelasan resmi. Pihak PDAM menegaskan bahwa kondisi yang terjadi bukanlah bentuk pembiaran, melainkan dampak dari kendala teknis kompleks yang sedang dalam proses penanganan intensif.


Manajemen PDAM Sumenep menyatakan bahwa kelancaran distribusi air sangat bergantung pada debit sumber dan kondisi jaringan pipa yang sedang dalam tahap optimalisasi. Adanya tandon-tandon darurat yang dibuat warga dipandang sebagai inisiatif masyarakat di titik-titik elevasi tertentu, namun PDAM berkomitmen untuk memastikan suplai kembali stabil secepatnya.


Terkait keluhan tarif, pihak PDAM menjelaskan bahwa penentuan tarif telah melalui kajian matang dan regulasi yang berlaku, yang disesuaikan dengan biaya operasional serta pemeliharaan infrastruktur agar layanan tetap bisa berjalan meski di tengah tantangan geografis Sumenep.


Terkait tudingan adanya "Audiensi Siluman" pada 27 November 2025, pihak Komisi II DPRD Sumenep memberikan klarifikasi. Pertemuan tersebut bukanlah upaya untuk menutup-ngeluti masalah, melainkan Rapat Kerja Internal rutin antara dewan dan OPD terkait (termasuk PDAM) untuk merespons laporan warga secara cepat.


"Kami tidak mencatut nama lembaga mana pun. Pertemuan tersebut adalah koordinasi cepat untuk mendesak PDAM segera melakukan perbaikan teknis. Justru itu adalah langkah responsif dewan, bukan konspirasi," ujar perwakilan pihak terkait.


Pihak manajemen juga menepis kabar bahwa mereka enggan berkomunikasi. Menurutnya, koordinasi sedang difokuskan pada pembenahan lapangan agar hasilnya langsung dirasakan warga.


Febmi Noerdiansyah Dirut PDAM Menginstruksikan tim teknis untuk standby 24 jam di wilayah terdampak.


Mas Faisal & Mas Rasy Menyatakan bahwa setiap aduan telah dicatat dalam sistem dan sedang dalam antrean pengerjaan skala prioritas.


Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui PDAM mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi yang menyudutkan tanpa konfirmasi. Pintu dialog selalu terbuka bagi warga atau kelompok masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara prosedural dan kondusif.


"Kami memahami kesulitan warga. Saat ini fokus utama kami adalah memastikan pipa kembali mengalirkan air dengan lancar ke rumah-rumah penduduk di Desa Pinggirpapas. Kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat," pungkas perwakilan manajemen PDAM.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan