Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

JTP Tekankan Rekonstruksi Pascabencana dan Disiplin ASN

Senin, Januari 05, 2026, 15:57 WIB Last Updated 2026-01-05T08:57:17Z

 


TARUTUNG, kompasone.com - Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat menekankan pentingnya kesiapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memasuki masa rekonstruksi pascabencana serta peningkatan disiplin dan produktivitas kerja.


Hal itu disampaikannya saat memimpin apel pagi gabungan ASN se-Kabupaten Tapanuli Utara di Lapangan Serbaguna Tarutung, Senin (5/1) pagi tadi.


Dalam arahannya, Bupati JTP menyebutkan bahwa setelah berakhirnya masa tanggap darurat, Pemkab Taput akan memasuki masa rekonstruksi selama tiga bulan ke depan.


Dia meminta seluruh perangkat daerah aktif berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar seluruh data dampak bencana dapat terhimpun secara lengkap dan akurat.


“Masih banyak dampak bencana yang belum terdata, seperti petani yang gagal panen, penurunan harga komoditas pertanian, dan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana. Ini harus kita data ulang secara akurat, terutama kebutuhan sandang, pangan, dan papan,” ujarnya.


JTP juga menginstruksikan perangkat teknis untuk melakukan perbaikan dan pemutakhiran data sebagai dasar perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.


Selain itu, seluruh ASN motivasi untuk menjaga kebersihan lingkungan kerja dengan memulainya dari kantor masing-masing dan berharap setiap kantor pemerintah harus memiliki taman dan bunga sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.


“Ke depan, pengelolaan sampah dan petugas kebersihan akan ditangani oleh kecamatan agar penanganan kebersihan kota lebih cepat dan koordinasi lebih efektif,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti masih rendahnya disiplin dan produktivitas sebagian ASN seraya menegaskan bahwa kehadiran tanpa kinerja nyata tidak dapat ditoleransi.


“Masih ada ASN yang datang jam 7 pagi, apel, lalu tidak tampak bekerja, dan muncul lagi jam 3 sore untuk presensi pulang. Baik saja tidak cukup, produktivitas harus jelas. Kita harus bekerja keras dan bekerja cerdas,” tegasnya.


Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh ASN responsif terhadap pelayanan publik, baik di kecamatan, sektor kesehatan, sosial, perizinan, maupun pelayanan dasar lainnya.


Bupati menargetkan pembentukan Mall Pelayanan Publik (MPP) pada tahun 2026 guna mempercepat dan mempermudah layanan kepada masyarakat.


Menutup arahannya, Bupati mengajak ASN menjadikan awal tahun sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan daerah.


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan