Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bukan Sekadar Simbol, PDI Perjuangan Sumenep ‘Menghijaukan’ TPA Torbang sebagai Wujud Cinta Tanah Air

Jumat, Januari 16, 2026, 19:49 WIB Last Updated 2026-01-16T12:49:48Z

Sumenep, Kompasone.com - Ada pemandangan berbeda di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Jumat (16/1/2026) pagi. Kawasan yang biasanya identik dengan tumpukan sampah itu mendadak ramai oleh aksi penghijauan yang digagas oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep.


Langkah ini bukan sekadar seremoni biasa. Di bawah komando langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, aksi tanam pohon ini menjadi penegasan bahwa politik tak melulu soal kursi, tapi juga soal merawat bumi.


Didampingi Sekretaris DPC Abrari dan Bendahara DPC Indriyani Yulia Mariska, Achmad Fauzi menyampaikan pesan kuat tentang ideologi partai. Baginya, menjaga alam adalah instruksi langsung dari hati sanubari partai.


"Bagi kami di PDI Perjuangan, mencintai lingkungan itu sikap ideologis. Seperti yang selalu dipesankan Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri, mencintai bumi adalah bagian tak terpisahkan dari mencintai tanah air," ujar sosok yang akrab disapa Cak Fauzi tersebut.


Pemilihan lokasi di TPA Desa Torbang tentu memiliki makna strategis. Fauzi menekankan bahwa isu lingkungan sangat erat kaitannya dengan keadilan sosial. Ketika alam rusak, masyarakat kecillah yang paling pertama merasakan dampaknya, mulai dari pencemaran hingga potensi bencana.


Mitigasi Nyata, dengan menanam pohon adalah investasi jangka panjang untuk kualitas udara dan air bagi warga sekitar.


Kesejahteraan Rakyat, yaitu Lingkungan yang sehat adalah fondasi utama bagi masyarakat yang sejahtera.


Dengan kesadaran kolektif Aksi ini diharapkan memicu semangat gotong royong warga untuk lebih peduli pada kebersihan dan kelestarian alam.


PDI Perjuangan Sumenep berkomitmen bahwa aksi di Jumat pagi ini bukanlah yang terakhir. Partai berlambang banteng ini ingin terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi nyata yang menyentuh langsung aspek kehidupan, termasuk perlindungan ekosistem.


Dengan sepatu yang sedikit berlumur tanah dan semangat yang membara, para kader PDI Perjuangan membuktikan bahwa politik bisa tampil lebih humanis, sejuk, dan tentu saja, bermanfaat bagi masa depan generasi mendatang.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan