Tanjungpinang, kompasone.com – Dua organisasi kemasyarakatan Melayu, Generasi Anak Melayu Kepulauan Riau (GERAM KEPRI) yang dipimpin Aryandi, S.E., serta Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) Tanjungpinang di bawah pimpinan Sasjoni, menyatakan penolakan tegas terhadap pencalonan Dato’ Endi Mualidi sebagai Ketua Hulubalang LAM Kepulauan Riau. Senin, 17 November 2025
Dalam pernyataan sikap resmi, kedua organisasi ini menegaskan bahwa penolakan tersebut bukan bersifat personal, melainkan didasari pertimbangan marwah, rekam jejak, kelayakan, dan kepatutan adat.
Meminta Ketua LAM Kepri Bertindak Bijak
GERAM KEPRI dan GAMNR meminta Ketua LAM Provinsi Kepri untuk meninjau ulang keputusan terkait pencalonan tersebut, dengan mempertimbangkan dampak sosial yang mungkin timbul.
Mereka mengingatkan bahwa keputusan yang diambil tanpa kehati-hatian dapat menimbulkan gejolak dan ketidakharmonisan di tengah masyarakat Melayu di Tanjungpinang dan Kepulauan Riau.
Anak Melayu Sudah Terlalu Banyak Diam
Dalam pernyataannya, kedua organisasi menyoroti beberapa keputusan LAM Kepri yang dinilai tidak melalui musyawarah mufakat, termasuk pemberian gelar adat kepada sejumlah pejabat.
“Namun untuk urusan Hulubalang, ini soal marwah. Soal kehormatan adat, bukan sekadar seremoni,” tegas mereka.
Siap Melawan Jika Aspirasi Diabaikan
GERAM KEPRI dan GAMNR menegaskan siap melakukan perlawanan adat apabila aspirasi mereka tidak diindahkan oleh pihak LAM Kepri.
“Perlawanan ini bukan ancaman, tetapi panggilan adat demi menjaga harga diri dan warisan budaya leluhur Melayu,” tutup pernyataan tersebut.
(SULTAN EDY)
